+62 778 - 458149

CUSTOMS ON THE STREET 2018 “We share cause we care”

(5/6) BC Batam On The Street! Selangkah lebih dekat dengan masyarakat. Kenapa harus ke jalan? Karena di jalan kita bertemu banyak orang, walaupun bertemakan on the street acara ini diadakan di pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre, Selasa 05 Juni 2018 di pertengahan bulan Ramadhan ini Bea Cukai Batam kembali hadir di tengah tengah masyarakat untuk bersosialisasi. Bukan hanya bersosialisasi dengan memberikan brosur Bea Cukai Batam juga memberikan takjil gratis serta penampilan musik akustik yang dimainkan oleh personil musik dari pegawai Bea Cukai Batam, untuk masyarakat khususnya penumpang dan petugas di pelabuhan Batam Centre.

Tak luput Cus dan Tom dua maskot Bea Cukai hadir untuk membantu memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Bea Cukai khususnya Bea Cukai Batam berharap acara ini dapat mendekatkan Bea Cukai dengan masyarakat dan memberikan informasi kepada masyarakat tentang barang bawaan penumpang, pengeluaran kendaraan bermotor serta pengetahuan apa itu cukai. We Share Cause We Care

BATAGOR GOES TO PANTI ASUHAN

Batam (23/5) – Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, di Ramadhan kali ini Bea Cukai Batam mengadakan kegiatan berbagi kasih berupa kunjungan ke yayasan Panti Asuhan Ar-Risaalah di Tiban dan memberikan bingkisan berupa Goody Bag serta uang santunan untuk anak asuh dan yayasan Ar-Risaalah. Yang berbeda dari kunjungan kali ini adalah Kepala Kantor dan pegawai Bea Cukai Batam yang berjumlah 30 orang menempuh perjalanan dari Perumahan Bea dan Cukai ke Panti Asuhan dengan jarak lebih kurang 20 kilometer menggunakan sepeda. Kepala Kantor Pak Susila Brata menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan dengan maksud memaknai arti sebuah perjuangan, dan juga puasa bukan merupakan alasan untuk bermalas-malasan.

PENGARAHAN KEPALA KANTOR DAN ACARA BUKA BERSAMA KPU BC BATAM DAN PSO BATAM

Batam (24/5) Dalam rangka menjalin silaturrahmi dan mempererat tali persaudaraan dalam bulan penuh berkah, bulan suci Ramadhan, KPU BC Batam mengadakan acara buka puasa bersama pejabat dan pegawai dilingkungan Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam dan Pangkalan Sarana Operasi (PSO) Tipe B Batam.  Dalam acara yang bertema PIBT (Puasa Indah Berhias Taqwa) Kepala Kantor Susila Brata menyampaikan pengarahan kepada para pegawai baik yang bertugas di kantor maupun di lapangan agar selalu meningkatkan kualitas dalam bekerja, seperti dalam melaksanakan pengawasan terhadap pemasukan dan pengeluaran barang-barang ilegal dari dan ke Kawasan Bebas Batam serta kesiapan petugas pelayanan di cuti bersama lebaran Idul Fitri 1439 H yang cukup panjang. Selain itu Kepala Kantor juga menyampaikan agar selalu menjaga integritas dalam menjalankan tugasnya untuk Bea dan Cukai semakin baik.

Acara dilanjutkan dengan kultum dari Ustad Nur Syahid Zacky dengan mengambil tema puasa tidak menjadikan batasan untuk bekerja lebih baik. Beliau menyampaikan untuk selalu bersyukur dan menanamkan rasa semangat didalam diri pegawai ketika melaksanakan tugas. Bulan suci ramadhan merupakan saat yang tepat untuk kita lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT , karena bulan ramadhan merupakan bulan yang berkah, mendatangkan kebahagiaan dan juga suka cita pada seluruh umat muslim dunia, ada banyak alasan kenapa bulan ramadhan begitu sangat dinantikan dan akan selalu dirindukan. Mulai dari kebersamaan dengan keluarga hingga ibadah yang lebih khusyu’ adalah salah satu momen yang mungkin tidak akan kita jumpai di bulan manapun.

BEA CUKAI BATAM MUSNAHKAN BARANG MILIK NEGARA HASIL PENINDAKAN KEPABEANAN DAN CUKAI SENILAI 1,2 MILYAR

BEA CUKAI BATAM MUSNAHKAN BARANG MILIK NEGARA HASIL PENINDAKAN KEPABEANAN DAN CUKAI SENILAI 1,2 MILYAR

Batam – Rabu (9/5) Dalam menjalankan  fungsinya sebagai Community Protector , Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam melakukan pemusnahan terhadap Barang Milik Negara (BMN).  Kepala Kantor KPU BC Batam Susila Brata menyampaikan bahwa BMN tersebut merupakan hasil penindakan Kepabeanan dan Cukai tahun 2013 s.d. tahun 2017 yang telah diselesaikan administrasinya dan mendapatkan persetujuan dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Batam atas nama Menteri Keuangan untuk dimusnahkan. Pelaksanaan pemusnahan BMN ini dilakukan di Kawasan Pengelolaan Limbah Industri PT. Desa Air Cargo, Kabil Batam.

BMN yang dimusnahkan antara lain berupa Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) berbagai merk sebanyak 352 Botol, bir berbagai merk sebanyak 8.496  kaleng, Hasil Tembakau (HT) berupa Rokok berbagai merk sebanyak 56.270.835 batang, pakaian bekas (ballpres) sebanyak 596 bale, sampah biji plastik seberat 49.850 kg, beras ketan dalam kondisi rusak 2.475 kg, gula dalam kondisi rusak sebanyak 350 kg, scrap (sampah) plastik dengan berat 2.240 kg, ban bekas untuk kendaraan roda empat 153 buah, bawang merah dan bawang putih dalam kondisi busuk sebanyak 885 kg dan 450 kg, serta sepatu, kasur, karpet dan alat rumah tangga sebanyak 57 koli, dan barang lain-lain dalam jumlah kecil dengan perkiraan total berat keseluruhan barang mencapai 137.195,12 kg (137 ton) dengan total nilai perkiraan barang sebesar Rp 1.221.518.500,- (Satu Miliar Dua Ratus Dua Puluh Satu Juta Lima Ratus Delapan Belas Ribu Lima Ratus Rupiah).

Pemusnahan ini dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan No. 39/PMK.04/2014 tentang tata cara penyelesaian barang kena cukai dan barang-barang yang dikuasai negara dan Peraturan Menteri Keuangan No.240/PMK.06/2012 tentang tata cara pengelolaan barang milik negara untuk selanjutnya diusulkan peruntukannya kepada Direktorat Jenderal kekayaan Negara.

Pemusnahan yang dilakukan  ini tidak hanya dilakukan sebagai bentuk perlindungan terhadap masyarakat, namun juga untuk menjaga kestabilan perekonomian dalam negeri dari gempuran produk-produk ilegal, serta menciptakan persaingan usaha yang sehat dan memberikan kepastian kepada para pengusaha yang memang taat pada aturan perpajakan.

MENYAMBUT PERINGATAN HARI KARTINI, BEA CUKAI BATAM GELAR FASHION SHOW

 

MENYAMBUT PERINGATAN HARI KARTINI, BEA CUKAI BATAM GELAR FASHION SHOW

 Batam (20/4)  R.A. Kartini merupakan pahlawan nasional Indonesia yang dikenal sebagai sosok pejuang kesetaraan gender yang mengangkat harkat dan martabat perempuan di nusantara, ia merupakan  simbol perjuangan emansipasi perempuan di Indonesia. Kartini menjadi inspirasi karena keberaniannya mendobrak tata tata nilai yang berlaku saat itu. Salah satu karya Kartini yang terkenal “Habis Gelap Terbitlah Terang“.

Dalam rangka memperingati hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2018, Bea dan Cukai Batam mengadakan pemilihan pegawai wanita terfavorit dan lomba fashion show. Peserta lomba fashion show

merupakan perwakilan dari masing – masing bidang. Berbagai macam busana dikenakan para peserta mewakili berbagai daerah yang ada di Indonesia.

 

Acara dibuka oleh Bapak Susila Brata selaku Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam. Beliau menyampaikan pesan kepada segenap pegawai wanita untuk belajar dan menanamkan nilai-nilai perjuangan yang telah dilakukan R. A Kartini. Beliau berharap dan mendorong pegawai wanita dapat terus berinovasi dalam bekerja namun juga tidak lupa dalam peran sebagai ibu, istri dan anggota masyarakat.

DIALOG INTERAKTIF BEA CUKAI BATAM BERSAMA MAHASISWA IBNU SINA

DIALOG INTERAKTIF BEA CUKAI BATAM BERSAMA MAHASISWA IBNU SINA

Batam (10/4) Dengan semakin tingginya rasa ingin tahu masyarakat akan informasi tentang Kepabeanan dan Cukai serta guna meningkatkan pemahaman dan membangun kepercayaan masyarakat tentang peran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Cukai, pada hari Selasa malam KPU Bea dan Cukai Batam mengadakan acara Dialog Interaktif  “Customs goes to Campus” yang diadakan di aula kampus Ibnu Sina Batam dengan mengambil  tema “Mengenal Bea dan Cukai Lebih dekat.”

Dialog interaktif ini disambut dengan antusias karena dihadiri lebih dari 200 peserta yang sebagian mahasiswa merupakan pegawai / karyawan yang bekerja di perusahaan-perusahaan yang melakukan kegiatan impor dan ekspor. Tema ini dipilih dengan maksud agar mahasiswa sebagai salah satu generasi penerus bangsa dapat lebih mengenal tugas Bea dan Cukai.

Materi disampaikan secara menarik dan interaktif yaitu dengan cara mengajukan dialog langsung oleh para peserta yang mengajukan pertanyaan. “Apakah tugas Bea dan Cukai ? Berapa banyak kapal yang dimiliki Bea dan Cukai ? Kapan ada penerimaan Bea dan Cukai ? Bagaimana pengawasan Bea dan Cukai dalam memberantas penyelundup narkoba ? “ itulah sebagian pertanyaan-pertanyaan yang ditanyakan mahasiswa ke R. Evy Suhartantyo selaku narasumber dalam acara ini.