+62 778 - 458149
Raih Gelar Runner-up, Skuat Basket Bea Cukai Batam Lampui Target Juara Grup

Raih Gelar Runner-up, Skuat Basket Bea Cukai Batam Lampui Target Juara Grup

Lagi, prestasi ditorehkan oleh Bea Cukai Batam. Kali ini prestasi datang dari Tim Basket Bea Cukai Batam yang berhasil meraih juara runner-up dalam Turnamen Basket Internal Bea Cukai 2019 yang diadakan di Jakarta. Tim binaan Badan Pembina Olahraga dan Kesenian (BAPORS) Bea Cukai Batam ini terdiri dari pejabat dan pelaksana di lingkungan Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam dan Pangkalan Sarana Operasi Bea dan Cukai Tipe B Batam.

Sempat kalah di pertandingan pertama fase penyisihan grup. Bea Cukai Batam berhasil memenangkan tiga pertandingan selanjutnya dan berhasil juara grup dengan mengalahkan Tim Borneo Bersatu dengan skor 25-23. Memasuki babak semifinal Tim Basket Bea Cukai Batam bertemu dengan tim kuat Jabar Kahiji. Pertandingan berjalan lumayan sengit, saling kejar skor terjadi hingga akhirnya Tim Batam berhasil menang dengan skor 42-39. Sayang, Tim Bea Cukai Batam kalah di babak final, namun hal ini sudah menjadi prestasi yang patut diapresiasi karena jauh dari target juara grup.

“Walaupun kami kalah di final, tapi kami cukup puas karena sudah jauh dari target lolos grup” ucap Dipta, salah satu pemain dari Tim Batam.

Turnamen ini merupakan bentuk dukungan para pimpinan di Bea Cukai untuk memberikan wadah bagi para pegawainya yang memiliki hobi olahraga khususnya Bola Basket.  

BEA CUKAI INDONESIA-MALAYSIA BERSINERGI BERANTAS PENYELUNDUPAN

BEA CUKAI INDONESIA-MALAYSIA BERSINERGI BERANTAS PENYELUNDUPAN

Batam (8/8) Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) bersama Jabatan Kastam Diraja Malaysia (JKDM) secara kontinyu bersinergi dalam melakukan pengawasan di kawasan Selat Malaka. Sebagai salah satu jalur perdagangan tersibuk di dunia, potensi pelanggaran di wilayah tersebut kerap terjadi, sehingga dibutuhkan extra effort dalam mencegah kemungkinan terjadinya tindakan penyelundupan di wilayah tersebut.


Untuk mengantisipasi tindak penyeludupan, DJBC dan JKDM mengambil langkah taktis dan sinergis yaitu melaksanakan Operasi Patroli Terkoordinasi Kastam Indonesia Malaysia (Patkor Kastima) ke-25. Upacara pembukaan Patkor Kastima ke-25 berlangsung di Pelabuhan Bintang 99, Batam. Patkor Kastima merupakan salah satu bentuk nyata DJBC untuk melaksanakan Instruksi Presiden Republik Indonesia dan sebagai salah satu program peningkatan pengawasan yang merupakan bagian dari Penguatan Reformasi Kepabeanan dan Cukai. Pelaksanaan operasi kali ini juga merupakan hasil dari evaluasi pelaksanaan Patkor Kastima Ke-24 tahun lalu yang menghasilkan efek positif, tidak hanya dari segi jumlah dan jenis tangkapan, namun juga meningkatkan kerja sama instansi kepabeanan kedua negara.


“Melaluli bilateral meeting, kita akan perluas semua perbatasan (pengawasan). Kita tak hanya fisik, kita exchange melalui sistem, dengan sistem akan lebih efektif dalam memberantas penyelundupan” kata Heru Pambudi selaku Direktur Jenderal Bea dan Cukai. Heru menyampaikan bahwa Patkor Kastima ini sebagai momentum bagi DJBC dan JKDM untuk terus menggempur para penyelundup yang dengan berbagai modus terus berusaha melakukan pelanggaran di bidang kepabeanan dan cukai di wilayah kedua negara. Pertukaran data by system antara DJBC dan JDKM terus intensif dilakukan untuk saling bertukar informasi terkait adanya potensi penyelundupan.


Juga untuk meningkatkan pengawasan, DJBC bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mewajibkan bagi semua jenis kapal yang berlayar di wilayah Indonesia untuk mengaktifkan AIS (Automatic Identification System). Kewajiban mengaktifkan AIS bagi seluruh kapal ini dituangkan dalam PM-7 Tahun 2019 tanggal 20 Februari 2019, dan mulai berlaku efektif tanggal 20 Agustus 2019.
Terhadap penyelundupan narkotika selalu menjadi hal yang paling utama pada Patkor Kastima disamping penyelundupan lainnya. Heru Pambudi menyampaikan permasalahan narkotika menjadi masalah besar dikedua negara, seperti diketahui tahun 2018 DJBC dan JKDM berhasil mengungkap kasus penyelundupan narkotika dengan jumlah yang hampir sama yaitu seberat total sekitar 4 ton.


Diujung penyampaiannya, Heru Pambudi menghimbau kepada masyarakat agar tidak sekali-kali membeli dan mengkonsumi barang ilegal. “Dimana ada permintaan, disitu penyelundup ada” ucap Heru.

Re-ekspor Tujuh Kontainer Mengandung Limbah B3

Batam (29/7) Menindaklanjuti permasalahan terkait kontainer berisi limbah plastik mengandung Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), hari ini tujuh kontainer telah dire-ekspor ke negara asalnya melalui Pelabuhan Batu Ampar. Pengiriman ini merupakan tahap pertama dari total 49 kontainer yang akan dire-ekspor.

“Ini adalah tujuh dari 49 kontainer, dua kontainer akan dikirim ke Negara Perancis sedangkan lima lagi ke Negara Hongkong”, ucap Susila Brata selaku Kepala KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam.

Susila Brata menyampaikan selanjutnya pengiriman akan menyesuaikan dengan waktu yang telah ditentukan. Re-ekspor ini disaksikan langsung oleh perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Rima Julianty selaku Kepala Seksi Notifikasi Limbah B3 dan Limbah non B3.

“Limbah B3 tidak diperbolehkan masuk, yang diimpor limbah non B3 namun selama itu terkontaminasi maka re-ekspor harus dilakukan”, terang Rima Julianty.

Rima menyebutkan, untuk impor plastik sendiri sejauh ini masih diperbolehkan secara aturan. Namun, ia kembali menegaskan, kegiatan impor sendiri tentu harus menyesuaikan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun. Reekspor hari ini diharapkan menjadi himbauan bagi para pelaku usaha untuk menggunakan bahan yang tidak terkontaminasi limbah B3 dalam kegiatan usahanya, karena dapat membahayakan lingkungan.

SOSIALISASI PMK 84 TAHUN 2019

SOSIALISASI PMK 84 TAHUN 2019

Batam (24/7) Sebagai wujud nyata tugas Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sebagai Trade Fasilitator dan Industrial Assistance dan adanya peraturan baru PMK No. 84/PMK.04/2019, Bea Cukai Batam menyelenggarakan Sosialisasi PMK No. 84/PMK.04/2019 di Aula Lantai 3 KPU BC Batam.

Acara dibuka oleh Sumarna, Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi KPU BC Batam. Sebagai narasumber yaitu Eri Utomo Partoyo Kepala Seksi Fasilitas Kawasan Perdagangan Bebas Direktorat Fasilitas Kepabeanan Kantor Pusat DJBC dan Fathul Huda Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi 3 KPP Madya Batam. Dalam kesempatan itu narasumber menyampaikan antara lain ketentuan pengenaan BMAD untuk barang hasil produksi kawasan bebas serta dasar penghitungan Bea Masuk dan PPN PPnBM dan PPh dapat menggunakan nilai pabean sesuai harga jual atau menggunakan konversi.

Acara tersebut diakhiri dengan tanya jawab dan pengisian kuesioner terkait pelaksanaan sosialisasi. Diharapkan dengan adanya Sosialisasi PMK No. 84/PMK.04/2019 ini dapat mendorong kegiatan perdagangan dan industri nasional, memperkuat daya saing perusahaan dan meningkatkan investasi, serta lebih memberikan kepastian hukum yang ada di wilayah FTZ Batam.

Tingkatkan Keahlian, Bea Cukai Batam Ikuti Lokakarya Kehumasan

Tingkatkan Keahlian, Bea Cukai Batam Ikuti Lokakarya Kehumasan

Batam (28/6) Dalam rangka peningkatan kemampuan pegawai dalam bidang kehumasan, Balai Diklat Pendidikan Keuangan Pekanbaru menyelenggarakan Lokakarya Komunikasi Melalui Website dan Media Sosial Angkatan ke Dua Tahun Anggaran 2019. Acara ini berlangsung selama 3 hari, yaitu dari tanggal 26-28 Juni 2019. Jumlah peserta sebanyak 29 orang yg berasal dari kantor – kantor bea cukai yang ada di wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Acara ini dibuka oleh Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi, Sumarna. “Humas menjadi ujung tombak kantor dalam menyampaikan prestasi kerja yg telah didapatkan kantor, juga mengklarifikasi berita negatif yg beredar di masyarakat.” ujar Sumarna.

Para peserta diberikan materi tentang dasar-dasar kehumasan, teknis menulis berita, pengelolaan website dan akun sosial media, dasar-dasar fotografi jurnalistik, teknik pengambilan video dan video editing. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan para peserta dalam mengelola website dan media sosial, sehingga dapat meningkatkan kualitas kehumasan di kantornya masing-masing untuk Bea Cukai Makin Baik.

BEA CUKAI BATAM MENGADAKAN TAKJIL ON THE STREET

BEA CUKAI BATAM MENGADAKAN TAKJIL ON THE STREET

(Batam, 22/05/2019) Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan. Bea cukai batam terjun langsung ke tengah-tengah masyarakat melalui acara Customs On the Streets.


Acara yang diadakan di Pelabuhan Internasional ferry Batam Centre dengan tema “Takjil On the Street We Share Cause We Care” ini bertujuan untuk memperat hubungan antara pegawai bea cukai batam dengan masyarakat.


Takjil sebanyak 500 kantong diberikan secara gratis kepada masyarakat yang berada di sekitar pelabuhan.
Selain membagikan takjil, Bea Cukai Batam juga membagikan brosur sebagai salah satu bentuk edukasi kepada masyarakat.

WhatsApp chat