+62 778 - 458 818 Info.bcbatam@customs.go.id
SEMARAK OPENING KPU DAY Bea Cukai Batam

SEMARAK OPENING KPU DAY Bea Cukai Batam

Batam (24/01/2020)- Jumat tanggal 24 Januari 2020 telah dilaksanakan Opening KPU Day di lapangan basket Bea Cukai Batam. Acara ini merupakan pembuka acara dari beberapa kegiatan dalam rangka memperingati hari jadi Bea Cukai Batam yang ke 12 yang dimulai dari tanggal 24 Januari s.d 20 Februari 2020.

Diawali dengan senam jantung sehat, seluruh pegawai Bea Cukai Batam dan PSO BC Batam sangat antusias mengikuti senam ini demi menjaga kondisi kesehatan tubuh.

Setelah senam bersama, Acara ini dibuka oleh Susila Brata selaku Kepala Kantor Bea Cukai Batam dengan dilakukannya pemukulan gong.

“Dengan diadakannya acara seperti ini,  diharapkan akan meningkatkan sinergi antara Bea Cukai Batam, PSO BC Batam dan para stakeholder. Sekaligus merupakan sebagai bentuk penghargaan kita kepada pengguna jasa yang telah berkontribusi ke kantor ini.” Ujar Susila.

Sumarna selaku Ketua Panitia kegiatan ini melaporkan, “KPU Day tahun ini akan mengadakan 7 event dan 7 lomba yang akan diikuti pihak internal dan eksternal. Perlombaan yang diadakan terdiri dari Lomba Inovasi Kantor, Rangking 1, Futsal, Tenis Meja, Wok with Customs, 5R dan Lypsinc Battle. Untuk event terdiri dari Opening KPU Day, Baksos & Gowes, Customs on the Street, Drum Battle, Talkshow bersama ASN Inspiratif, KPU Award dan Hari Puncak.”

Pembukaan kali ini dimeriahkan oleh atraksi barongsai dan Naga dari JST Batam dan dilanjutkan dengan perlombaan yang pertama yaitu Rangking 1. Rangking 1 ini merupakan lomba untuk menguji pengetahuan para pegawai baik tentang pengetahuan umum maupun yang berkaitan dengan beacukai. Dan sesuai dengan namanya Rangking 1 hanya mengambil 1 orang sebagai pemenangnya.

Para pejabat dan pegawai baik dari Bea Cukai Batam dan PSO BC Batam sangat antusias dan rela berpanas-panasan untuk mengikuti perlombaan ini sampai akhir.

Sosialisasi PMK 199 Bersama JNE Batam

Sosialisasi PMK 199 Bersama JNE Batam

Batam (23/01/2020)

Bea Cukai Batam terus sosialisasikan PMK 199 tentang Impor Barang Kiriman. Pagi ini, Bea Cukai Batam memberikan sosialisasi PMK 199 tentang Impor Barang Kiriman kepada Perusahaan Jasa Titipan, JNE di The Hill Hotel Batam yang dihadiri oleh Kepala Seksi Pabean dan Cukai I, Nanang Suko Sadono sebagai pemateri; Kepala Cabang JNE Batam, Arni dan para agen-agen JNE di Kota Batam. Acara ini merupakan inisiatif dari pihak JNE untuk memberikan pengetahuan tentang peraturan terbaru mengenai barang kiriman kepada para agen-agen JNE di kota  Batam.

Acara dibuka oleh Arni selaku Kepala Cabang JNE Batam dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa dari adanya kegiatan ini dapat menambah pengetahuan agen-agennya. “Saya harapkan kegiatan ini dapat mengedukasi para agen-agen kami sehingga dapat menjadi kepanjangan tangan Bea Cukai dalam mesosialisasikan peraturaan baru tersebut kepada masyarakat” ujarnya.

Selanjutnya pemaparan materi tentang PMK 199 Tahun 2019 tentang Impor Barang Kiriman oleh Kepala Seksi Pabean dan Cukai I, Nanang Suko Sadono kepada para agen agen JNE. Kegiatan berlanjut dengan sesi tanya jawab yang berjalan dengan kondusif dan para peserta sangat antusias untuk bertanya.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan perusahaan jasa titipan seperti JNE siap dalam hal teknis ketika peraturan tersebut sudah mulai berlaku 30 Januari 2020 nanti dan bisa membantu memberikan edukasi kepada masyarakat.

BAGAIMANA PERLAKUAN BARANG KIRIMAN DI BATAM??

BAGAIMANA PERLAKUAN BARANG KIRIMAN DI BATAM??

Batam (22/01/2020)
Pergi berlayar ke Pulau Bulan
Singgah sebentar di Pulau Layang
Peraturan barang kiriman diterbitkan
Industri dalam negeri InsyaAllah berkembang

Pagi ini pukul 09.00 WIB bertempat di aula lantai 3, Bea Cukai Batam bersama Tim Kantor Pusat DJBC dari Direktorat Teknis Kepabeanan dan Direktorat Informasi Kepabeanan dan Cukai (IKC) mengadakan Sosialisasi dan Public Hearing Implementasi PMK Nomor 199 Tahun 2019 Tentang Impor Barang Kiriman kepada Asosiasi Perusahaan Jasa Titipan (PJT) dan Agen-agen PJT yang berada di wilayah Kawasan Bebas Batam. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Seksi Bimbingan Pengawasan Kanwil DJP Kepri, Achmad Husni dan perwakilan dari KPP Madya Batam, KPP Pratama Batam Selatan, KPP Pratama Batam Utara.

Kegiatan ini dimulai dengan sambutan dari Kepala Kantor Bea Cukai Batam, Susila Brata dan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian arahan dari Dir. Teknis Kepabeanan DJBC, Fadjar Donny Tjahjadi. “Kami memberikan pemahaman bahwa kami, Bea Cukai membuat kebijakan itu (regulasi baru barang kiriman) tentu saja untuk kemaslahatan semua untuk mengatur keseimbangan satu dengan yang lain. Kami dari Kantor Bea Cukai Batam sejak awal Januari sudah intensif membahas bagaimana mengatasinya”, ujar Susila Brata.

“PMK Nomor 199 Tahun 2019 akan diberlakukan pada tanggal 30 Januari 2020, kegiatan ini kiranya dapat mengurangi miskomunikasi antara kita semua agar tidak mendapatkan informasi yang menyesatkan”, ucap Fadjar Donny Tjahjadi.

Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai PMK Nomor 199 Tahun 2019 oleh Kepala Seksi Pabean dan Cukai I, Nanang Suko Sadono dan penyampaian materi kedua mengenai sistem aplikasi barang kiriman oleh pejabat fungsional Direktorat IKC, Erwin Duadja. “ Terkait pengeluaran barang kiriman dari FTZ Batam terdapat ada 5 Kategori Barang Kiriman yang akan dikeluarkan ke Daerah Indonesia Lainnya, yaitu: 1. E-commerce/Umum (dipunggut Bea Masuk/BM dan PPN) 2. Produk Batam IKM (hanya dipungut PPN), 3. Barang Transit ( tidak dipunggut BM dan PPN), 4. Barang Retur ( tidak dipunggut BM dan PPN), dan 5. Personal Effect (tidak dipunggut BM dan PPN)” papar Nanang Suko Sadono.

Sosialisasi ini berjalan sangat kondusif dan dibuka sesi tanya jawab. Diskusipun berjalan interaktif dimana peserta memberikan pertanyaan substansial yang disampaikan kepada Tim Kantor Pusat DJBC. Kemudian diakhiri dengan penyerahan poster secara simbolis yang berisi ketentuan barang kiriman untuk dipasang di Kantor agen-agen PJT di wilayah Batam kepada Ketua Asperindo Batam dan Perwakilan PT. Pos Indonesia.

Pelantikan 8 Pegawai Bea Cukai Batam,Tetap Jaga Amanah

Pelantikan 8 Pegawai Bea Cukai Batam,Tetap Jaga Amanah

 


Batam (15/01)

Sejumlah 8 (delapan) pegawai Bea Cukai Batam hari ini (15/1) dilantik ke dalam jabatan fungsional Pemerika Bea Cukai sesuai dengan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 923/KMK.01/UP.11/2019 tanggal 18 Desember 2019. Acara pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat fungsional tersebut berlangsung di Ruang Rempang ini dipimpin oleh Susila Brata, Kepala Kantor, yang juga dihadiri oleh Pejabat eselon III #beacukaibatam.

Dalam sambutannya, Susila Brata, menyampaikan agar setiap pegawai bisa menjalankan tugasnya tetap menjaga integritas dan meningkatkan kompetensi dalam pekerjaan. Walaupun pegawai yang dilantik bertanggung jawab langsung terhadap Kepala Kantor, diharapkan setiap pegawai tetap menjaga komunikasi dengan pejabat lainnya dalam menghadapi permasalahan yang terjadi di lapangan.

Diharapkan dengan status sebagai fungsional setiap pegawai bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada stake holder agar Bea Cukai memperoleh kepercayaan dari masyarakat dalam memberikan pelayanan.

Serah Terima Jabatan Eselon III

Serah Terima Jabatan Eselon III

Semua Akan (P)Indah Pada Waktunya…..
Begitulah kira-kira kalimat yang seringkali diucapkan oleh pegawai beacukai setiap kali ada mutasi pegawai maupun pejabat.

Bertempat di Ruang Rapat Rempang Lantai 2, KPU Bea Cukai Batam melaksanakan Serah Terima Jabatan Eselon III di Lingkungan Bea Cukai Batam dan Pangkalan Sarana Operasi Bea (PSO) dan Cukai Batam. Adapun Pejabat Eselon III Bea Cukai Batam dan PSO Batam yang keluar dan yang menggantikan antara lain:
– Kepala Bidang Perbendaharaan, Poernomo, digantikan oleh Akbar Harfianto
– Kepala Bidang PFPC II, Mokhammad Mukhlas, digantikan oleh Bambang Lusanto Gustomo
– Kepala Bidang Penindakan dan Pengawasan, Agung Widodo, digantikan oleh Mochammad Munif
– Kepala Bidang Kepatuhan Internal, Setyadi Cahyadi, digantikan oleh Deny Sudrajat
– Kepala PSO Bea dan Cukai Batam, Handojo, digantikan oleh Waloyo.

Semoga kepada seluruh pejabat Eselon III yang mutasi keluar dan masuk Bea Cukai Batam maupun PSO Batam dapat menjalankan jabatan dengan amanah agar #beacukaimakinbaik.

Bea Cukai Batam Musnahkan BMN Hasil Tegahan

Bea Cukai Batam Musnahkan BMN Hasil Tegahan

Batam (19/12) — Pagi ini Bea Cukai Batam menggelar press conference pemusnahan BMN (Barang Milik Negara) hasil penindakan Kepabeanan dan Cukai di halaman depan Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam. Acara ini dihadiri oleh Kepala KPU BC Batam, Staf Ahli Bidang Organisasi, Birokrasi, dan Teknologi Informasi (OBTI) Kementerian Keuangan, Kasubdit Peraturan Direktorat Keberatan Banding Dan Peraturan, Pejabat dan perwakilan dari Komisi XI DPR RI, Kanwil Khusus DJBC Kepri, Tenaga Pengkaji Bidang Pengawasan dan Penegakan Hukum KP DJBC, Kanwil DJP Kepri, Kanwil DJPb Kepri, KPKNL Batam, Kapolda Kepri, Kejaksaan Batam, BP Batam, Dinas Lingkungan Hidup Kepri, Imigrasi Batam, dan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut Batam.

Pemusnahan BMN dilakukan terhadap hasil penindakan di bidang kepabeanan dan cukai tahun 2017 sampai dengan tahun 2019 yg telah diselesaikan administrasinya, dan telah mendapatkan persetujuan dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Batam atas nama Menteri Keuangan.

Staf Ahli Bidang Organisasi, Birokrasi, dan Teknologi Informasi (OBTI) Kementerian Keuangan Sudarto dalam sambutan mengatakan,” Adapun barang-barang yang dimusnahkan yaitu: Barang Kena Cukai berupa Hasil Tembakau dari berbagai jenis dan merek sebanyak 7.983.382 batang, Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) sebanyak 1536 botol dan 456 kaleng, Alat Komunikasi dari berbagai jenis dan merek sebanyak 2429 pcs dan aksesoris handphone berbagai jenis dan merk sebanyak 848 pcs, alat kesehatan dari berbagai jenis dan merk sebanyak 3802 pcs, dan 439 koper/bale/koli/pcs ballpress dan barang lain-lain dalam jumlah kecil dengan perkiraan nilai total barang sebesar Rp 7.358.772.120,- dengan estimasi kerugian negara sebesar Rp 2.569.133.271,-.”

Selanjutnya beliau menyampaikan,”Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama semua pihak, sekali lagi ini adalah hasil kerja sama semua pihak”.

Barang-barang tersebut ditegah dikarenakan melanggar UU Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan pada Pasal 53 (4) jo. Pasal 68 (1a) “barang yang dilarang atau dibatasi yang tidak  diberitahukan atau  diberitahukan tidak benar”, Pasal 68 (1b) jo. Pasal 77 (1) “barang dan/atau sarana  pengangkut yang ditegah oleh pejabat BC”, dan Pasal 69 (c) “barang yang  dikuasai negara  yang merupakan  barang larangan atau pembatasan”.

Achmad Hatari, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI menambahkan,”Bea Cukai Batam berhasil melakukan penindakan terhadap sejumlah barang-barang yang tidak dapat diedarkan di pasaran, ini merupakan satu prestasi yang luar biasa. Kami mengapresiasi kerja sama yang solid dan kami berharap kegiatan kepabeanan di Batam terus dilakukan untuk menambah penerimaan negara”.

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Pelaksanaan Pemusnahan BMN oleh perwakilan tamu undangan masing-masing satker. Kemudian dilanjutkan dengan pemusnahan BMN. Pemusnahan yang dilaksanakan di KPU BC Batam untuk semua barang tegahan kecuali ballpress, pemusnahan ballpress dilakukan di Tanjung Uncang. Tamu undangan yang hadir ikut berpartisipasi dalam pemusnahan BMN dengan terlebih dahulu mengenakan perlindungan berupa masker dan sarung tangan yang telah disediakan. Pemusnahan dimulai dengan menyalakan tongkat obor untuk memusnahkan rokok ilegal dan dilanjutkan dengan pemusnahan Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA), alat komunikasi handphone serta aksesorisnya, dll menggunakan alat berat.

WhatsApp chat