Dalam acara Coffee Morning dengan para wartawan media cetak dan elektronik yang diadakan di aula lantai 3 KPU BC Batam  pada hari Kamis, 11 Januari 2018, Kepala Kantor KPU BC Batam Susila Brata dengan didampingi para Kepala Bidang memaparkan tentang capaian kinerja Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam, inovasi pelayanan dan jumlah penindakan pada tahun 2017.

Capaian penerimaan KPU BC Batam pada tahun 2017  yaitu sebesar 107,22% dari target APBN-P, lebih tinggi dibandingkan capaian tahun 2016 yaitu sebesar 104,63% dari APBN-P. Realisasi penerimaan Bea Masuk telah melampaui target proyeksi penerimaan tahun 2017 sebesar 106,57%. Realisasi Bea Keluar sebesar Rp. 15,5 miliar atau naik sekitar Rp. 13,54 miliar dan telah melampaui target sebesar 119,87%. Sedangkan realisasi Cukai telah mencapai Rp. 8,31 miliar.

Pada tahun 2017 KPU BC Batam juga telah melakukan inovasi dalam meningkatkan pelayanan berupa implementasi PPFTZ-03 yang berbasis online dan paperless. Implementasi PPFTZ-03 ini sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan No. 120/PMK.04/2017 sebagai pengganti Peraturan Menteri Keuangan No. 47/PMK.04/2012 yang diberlakukan sejak tanggal 4 November 2017. Inovasi ini merupakan Joint Endorsement dengan Direktorat Jenderal Pajak untuk memberikan kemudahan dan kecepatan dalam pelayanan serta pangawasan fasilitas PPN.

Dalam rangka melindungi masyarakat dan mencegah penyelundupan serta peredaran barang illegal, pada tahun 2017 KPU BC Batam telah melakukan penindakan sebanyak 868 kasus, meningkat sebesar 249,42% dibandingkan tahun 2016 dengan potensi kerugian Negara sebesar 68,18 miliar. Untuk penindakan dibidang Kepabeanan sebanyak 643 kasus yang sebagian besar terdiri dari handphone dan ballpress, penindakan dibidang Cukai sebanyak 127 kasus terdiri dari Hasil Tembakau (HT) dan MMEA, penindakan patroli laut sebanyak 59 kasus merupakan barang campuran. Untuk penindakan Narkotika, Psikotropika dan Prekursor (NPP) sebanyak 39 kasus dengan jenis methamphetamine, ekstasi, ganja dan heroin.