+62 778 - 429 446 Info.bcbatam@customs.go.id

Batam (28/1) – Perubahan aturan impor barang kiriman tidak lepas dari bisnis online shop, untuk itu Beacukai Batam mengundang pengusaha onlineshop yang tergabung dengan Batam Onlineshop Community (BOC) dan beberapa market place.

Susila Brata selaku Kepala Kantor Beacukai Batam mengatakan,” Aturan ini (PMK 199 Tahun 2019) berlaku di seluruh Indonesia bukan hanya di Batam, baik pengenaan tarif maupun lartasnya (larangan dan pembatasan) sama.”

Dalam pemaparan materi, Nanang Suko Sadono, Kepala Seksi Pabean dan Cukai I mengatakan  bahwa dasar untuk penghitungan pajak dari Batam ke daerah Indonesia lainnya berdasarkan nilai penyerahan barang ke konsumen atau nilai jual untuk barang yang berasal dari luar negeri.

Nanang juga memberikan simulasi perhitungan pajak pada saat pemasukkan barang dari Luar Negeri  ke Batam (yang belum dikenakan bea masuk dan pajak) dengan perhitungan pajak pada saat pemasukkan barang dari Luar Negeri ke daerah Indonesia lainnya (sudah dikenakan bea masuk dan pajak). Tujuan simulasi ini untuk memberikan pemahaman kepada pelaku onlineshop mengapa batam dikenakan bea masuk dan pajak pada saat barang impor dikeluarkan.

Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan para pelaku onlineshop memperoleh pandangan baru terkait perubahan impor barang kiriman dan dapat memberikan edukasi kepada sesama rekan onlineshop lainnya.

WhatsApp chat