+62 778 - 458149

Mengapa sulit mengeluarkan barang dari batam? Bolehkah mengirim barang elektronik seperti handphone keluar dari Batam? Bagaimana aturan barang kiriman seharusnya di Batam? Apakah benar banyak terdapat barang kiriman yang tertahan oleh Bea Cukai Batam? Itulah pertanyaan yang sering terlontar dari masyarakat Batam.

Setelah sebelumnya mengadakan sosialisasi kepada Perusahaan Jasa Titipan mengenai barang kiriman, Bea Cukai Batam kembali menjelaskan masalah terkait barang kiriman di Batam melalui dialog interaktif / talk show selama 1 jam dengan tema “Pengeluaran Barang Kiriman dari Kawasan Bebas Batam Ke Wilayah Indonesia Lainnya” pada program acara “BATAM MENYAPA”. On air dimulai pada Kamis Pagi pada pukul jam 08.00 WIB s.d. 09.00 WIB di studio Radio Republik Indonesia (RRI) Gedung Graha Pena lantai 4 Batam dengan Rommy Heryadi selaku Kepala Seksi Penerimaan dan Pengembaian dan Frans Imanuel Depari selaku Kepala Seksi Layanan Informasi sebagai narasumber.

Talk show pada 14 Desember 2017 ini merupakan salah satu program kegiatan kehumasan bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi KPU Bea dan Cukai Batam dalam menanggapi hot issue tentang barang kiriman yang tertahan dan menjadi trending topic saat ini. Kegiatan ini juga merupakan salah satu tujuan dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat tentang peraturan pengeluaran barang kiriman dari Kawasan Bebas Batam sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 120/PMK.04/2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 47/PMK.04/2012, Peraturan Menteri Keuangan No. 182/PMK.04/2016 tentang Ketentuan Impor Barang Kiriman dan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 87/M-DAG/PER/2015 tentang Ketentuan Impor Produk Tertentu.

Dialog Interaktif ini disambut baik oleh masyarakat. Hal ini ditandai dengan variasi pertanyaan yang muncul mulai dari “Bolehkah membawa buah dari Luar Negeri hingga bagaimana cara menghitung Pajak Impor yang harus dibayarkan ?” Walaupun tergolong singkat, Talk Show ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengetahui aturan mengenai barang impor dan perhitungan pajaknya serta mengenal peranan Bea Cukai terhadap barang yang masuk ke Indonesia. Rommy Heryadi mengatakan bahwa Bea Cukai Batam siap menampung segala bentuk pertanyaan dan masukan mengenai aturan kepabeanan di kawasan bebas batam melalui email : kpubatam.customs@gmail.com, instagram : @bcbatam, dan konsultasi langsung dengan petugas Client Coordinator di Kantor KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam.