+62 778 - 458149

Pada hari ini Kamis tanggal 13 Desember 2018 Bea Cukai Batam melakukan pemusnahan terhadap Barang Milik Negara (BMN) hasil penindakan kepabeanan tahun 2016 s.d. tahun 2017 yg telah diselesaikan proses administrasinya, dan telah mendapatkan persetujuan dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Batam atas nama Menteri Keuangan. BMN yang dimusnahkan adalah BMN yang berupa beras dan gula yang tidak dapat digunakan/dimanfaatkan kembali karena sudah dalam kondisi rusak/busuk.

Adapun barang-barang yang dimusnahkan yaitu berupa beras sebanyak 89,95 ton dan gula sebanyak 19,1 ton dengan masing – masing perkiraan nilai barang untuk beras adalah Rp. 879.480.000 dan untuk gula adalah Rp. 172.625.000, serta perkiraan kerugian negara untuk beras adalah Rp. 201.470.063 dan untuk gula adalah Rp. 40.308.500. Barang-barang tersebut ditegah dikarenakan melanggar UU Nomor 10 Tahun 1995.

Dalam PMK No. 62 Tahun 2011 dijelaskan mengenai penyelesaian barang yang mudah rusak atau busuk sebagaimana diatur dalam pasal 3 “BTD sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) yang: a. busuk, segera dimusnahkan”.

“Pemusnahan dilakukan dengan penimbunan dengan tujuan agar tidak dapat dimanfaatkan kembali dan mencegah pencemaran lingkungan.” kata Susila Brata selaku Kepala Kantor Bea Cukai Batam.