BATAM – Tim Patroli Laut Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai Tipe B Batam, bersama Pangkalan Sarana Operasi (PSO) Bea Cukai Tipe B Batam, dan Coastal Surveylance System (CSS) KPU BC Tipe B Batam berhasil menggagalkan penyeludupan 4.280 ekor Burung Murai dari Malaysia ke Batam, Kamis (20/7) malam.

Satwa yang dilindungi itu diangkut dari pelabuhan liar Malaysia, menggunakan speed boat yang dimasukan ke dalam 214 keranjang dengan masing masing 20 ekor, kemudian ditutup dengan terpal agar tidak ketahuan.

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (Kabid BKLI) KPU Tipe B Batam, Raden Evy Suhartantyo mengatakan saat melakukan patroli rutin pihaknya melihat speedboat sarat muatan melaju di tengah laut menuju Batam.

” Curiga melihat kapal tersebut, patroli mencoba mendekat. Ternyata mereka malah tancap gas dari kejaran petugas. Dan, karena diburu, mereka kabur keperairan Batam, di wilayah Tiban Mentarau, Kelurahan Tiban Indah hingga kandas dekat bibir pantai,” kata Raden Evy Suhartantyo, Jumat (21/7), sore.

“Penangkapan ini berhasil berkat kerja sama patroli gabungan BC yang terdiri dari Satuan Tugas (Satgas) kapal patroli BC 20007, BC 1001, BC 15028, dan BC 1501. Ada sekitar 4 ribu ekor burung Kecer berhasil diselamatkan dan kita mengamankan lima ABK beserta satu speedboatnya,” ungkap Evy, Sabtu (22/6/2017).

Penangkapan itu, berawal dari kecurigaan pihaknya terhadap satu speedboat yang berlayar malam itu. Saat mau didekati, speedboat ini justru langsung menghindar dan melarikan diri.

Petugas, langsung melakukan pengejaran. Speedboat ini terus berusaha kabur ke daratan dan mengandaskan kapalnya. Sementara para ABK langsung terjun dari speedboat untuk berusaha melarikan diri.

“Namun petugas kita dengan cepat bisa mencegat mereka, sehingga pelaku berhasil diamankan. Kapal mereka kandaskan ke daratan. Saat ini, burung yang diamankan tengah dilakukan koordinasi dengan pihak Karantina Hewan Kota Batam,” pungkasnya