PISAH SAMBUT KEPALA KANTOR KPU BEA DAN CUKAI BATAM

PISAH SAMBUT KEPALA KANTOR KPU BEA DAN CUKAI BATAM

Hari Selasa tanggal 29 Agustus 2017 sekitar pukul 07.15 WIB bertempat di lapangan volley Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam telah diadakan acara pisah sambut Kepala Kantor KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam dari pejabat lama  Bpk. Nugroho Wahyu Widodo kepada pejabat yang baru  Bpk. Susila Brata. Acara pisah sambut dihadiri segenap keluarga besar KPU Bea dan Cukai Batam dan Pangkalan Sarana Operasi (PSO) Batam.

Sebelum acara dimulai Kepala Kantor,  para pejabat es. III, pejabat es. IV serta para pegawai melakukan olahraga dan lari bersama. Kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin 2 minggu sekali guna membentuk mental, fisik,  disiplin dan integritas para pegawai KPU Bea dan Cukai Batam  yang dikenal dengan istilah MFD. Dalam kata sambutannya, Bpk. Nugroho Wahyu Widodo mengatakan bahwa hari ini merupakan tugas terakhirnya di kota Batam dan  menjelaskan bahwa rotasi merupakan hal yang biasa terjadi di setiap instansi, karena bertujuan untuk peningkatan kinerja dan untuk melanjutkan tugas yang lebih berat lagi. Beliau mengucapkan terima kasih atas kerjasama dan dukungan para pejabat dan para pegawai selama ini dan berpesan agar bekerja dengan sebaik-baiknya, semangat, selalu menjaga kekompakan dalam bertugas serta menjauhkan perilaku korupsi.

Beliau juga berharap Kepala Kantor KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam yang baru dapat melalui tantangan dan menegakkan hukum Kepabeanan di pulau Batam, sehingga menjadikan Bea dan Cukai yang semakin baik. Di akhir kata sambutannya Bpk. Nugroho Wahyu Widodo meneriakkan kata-kata yang dibalas oleh para pejabat dan para pegawai  “Bea Cukai… semakin baik… Bea Cukai… semakin baik”. Acara dilanjutkan dengan penyerahan topi kehormatan dari Bpk. Nugroho Wahyu Widodo kepada Bpk. Susila Brata, dan diakhiri dengan bersalam-salaman dan foto bersama seluruh pejabat dan pegawai KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam. (Ric/BKLI)

 

 

 

 

 

PENINDAKAN NPP KE-19 DAN KE-20 KPU BEA DAN CUKAI TIPE B BATAM

PENINDAKAN NPP KE-19 DAN KE-20 KPU BEA DAN CUKAI TIPE B BATAM

Pada hari Sabtu tanggal 26 Agustus 2017 dan hari  Minggu tanggal 27 Agustus 2017 Customs Narcotic Team (CNT) Kantor Pelayanan Utama  Bea dan Cukai Tipe B Batam telah menggagalkan penyelundupan NPP jenis Methamphetamine (shabu-shabu) di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center. Penegahan Methamphetamine tersebut merupakan penindakan NPP ke-19 dan ke-20 KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam.

Penegahan tanggal 26 Agustus 2017 sekitar pukul 12.00 WIB, tehadap seorang penumpang berjenis kelamin  laki-laki bernama Syahrul bin Sakeh (36 tahun) Warga Negara Indonesia pemegang paspor No. A 7797488 yang datang menggunakan kapal MV. Marina Syahputra 1 dari pelabuhan Pasir Gudang, Malaysia. Dari hasil pemeriksaan badan (body check) ditemukan barang bukti berupa Methamphetamine dengan berat total 182 gr yang dikemas dalam 4 (empat) buah paket.

Penegahan tanggal 27 Agustus 2017 sekitar pukul 10.40 WIB, juga tehadap seorang penumpang berjenis kelamin laki-laki bernama Donny Matano (36 tahun) Warga Negara Indonesia pemegang paspor No. A 6333758 yang datang menggunakan kapal MV. Citra Indah 89 dari pelabuhan Stulang Laut, Malaysia dengan barang bukti berupa Methamphetamine dengan berat total 117 gr yang dikemas dalam 2 (dua) buah paket.

Berdasarkan keterangan dari Bpk. R. Evy Suhartantyo  selaku  Kepala  Bidang  Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI), modus yang dilakukan oleh kedua penumpang yaitu Syahrul bin Sakeh dan Donny Matano dengan cara disembunyikan dalam dubur (uterus).

Kedua tersangka ditangkap karena petugas Bea dan Cukai mencurigai gerak-geriknya setelah turun dari kapal. Setelah itu petugas melakukan wawancara, analisa paspor serta pemeriksaan badan (body check). Dari hasil pemeriksaan badan petugas menemukan sesuatu benda asing yang disembunyikan dalam dubur. Setelah berhasil dikeluarkan terhadap barang bukti diuji dengan narcotest dan hasilnya positif methamphetamine.

Kedua tersangka melanggar pasal 102 huruf e dan 103 huruf c Undang-Undang nomor 17 tahun 2006 tentang Perubahan atas Undang-Undang nomor 10 tahun 1996 tentang Kepabeanan jo. Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (Ric/BKLI)

HUT RI KE-72 : HASIL KARYA VIDEO TENTANG ”KEBHINEKAAN” OLEH KPU BEA DAN CUKAI TIPE B BATAM

HUT RI KE-72 : HASIL KARYA VIDEO TENTANG ”KEBHINEKAAN” OLEH KPU BEA DAN CUKAI TIPE B BATAM

Memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 tahun, Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam mempersembahkan hasil karya video dengan tema “Kebhinekaan”. Dalam video berdurasi 7 menit 55 detik tersebut Kepala Kantor Bpk. Noegroho Wahyu Widodo, para  pejabat eselon III dan pejabat eselon IV serta pegawai di lingkungan KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam menyanyikan lagu-lagu daerah lengkap dengan atribut adat asal daerah masing-masing.

Makna Kemerdekaan HUT RI ke-72 bagi KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam  adalah merefleksikan pada nilai-nilai positif dari keragaman suku dan budaya  Indonesia, bergotong-royong dalam kebersamaan, pantang menyerah dan bekerja keras dengan mengutamakan keharmonisan dalam kebhinekaan
Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) Bpk. R. Evy Suhartantyo mengawali   video itu dengan lagu khas Melayu berjudul Lancang Kuning, kemudian dilanjutkan dengan lagu Cik Cik Periuk dari Kalimantan Barat, Mappadendang dari Bugis dan  lagu-lagu daerah lainnya untuk membangun Indonesia yang lebih baik dan bermartabat.

Video dengan tema “Kebhinekaan” ini merupakan hasil karya adik-adik pegawai KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam yang selalu meningkatkan kreatifitas dan inovasinya guna menjadikan Bea dan Cukai semakin baik sebagaimana pesan yang disampaikan oleh Kepala Kantor pada akhir video “wahai semua pegawai Bea dan Cukai dimanapun kalian semua berada, jagalah nama baik Bea dan Cukai untuk Bea dan Cukai yang semakin baik.” (Ric/BKLI)

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam kembali gagalkan penyelundupan narkoba ke 18 di tahun 2017

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam kembali gagalkan penyelundupan narkoba ke 18 di tahun 2017

Pada hari sabtu tanggal 19 Agustus 2017  pukul 08.30 WIB Customs Narcotics Team Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam berhasil menegah barang yang diduga methamphetamine (shabu shabu) seberat 61 gram di terminal ferry Batam Centre . Barang tersebut  dibawa oleh satu orang perempuan bernama Rini Handayani, warga negara Indonesia pemegang paspor B7126167 / exp 15 mei 2022, eks penumpang kapal MV Pintas Samudera 8 yang datang dari pelabuhan Stulang Laut, Malaysia. Penindakan NPP ini merupakan tegahan  NPP ke 18 Kantor Pelayanan Utama Tipe B Bea dan Cukai Batam di tahun 2017. Modus penyelundupan barang berupa 61 gram methamphetamine(shabu shabu) yang dikemas dalam pembalut wanita dan dipakai di dalam celana dalam.

Penumpang tersebut ditangkap karena dicurigai dari gerak geriknya dan setelah dilakukan analisa paspor hingga setelah wawancara dan pemeriksaan badan (body tapping) yang disembunyikan dalam pembalut. Selanjutnya, pelaku dibawa ke Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam untuk dilakukan penyelidikan dan selanjutnya diserahkan kepada BNN Kepri. Tersangka dijerat dengan dugaan melakukan tindak pidana kepabeanan di bidang impor dalam pasal 102 huruf e Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan dan tindak pidana dalam pasal 113 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Bea Cukai Batam gagalkan penyelundupan narkoba jenis shabu shabu dan morphine asal Malaysia

Bea Cukai Batam gagalkan penyelundupan narkoba jenis shabu shabu dan morphine asal Malaysia

Pada hari senin(14/08), Customs Narcotics Team (CNT) Bea dan Cukai Batam berhasil menangkap seorang  Warga Negara Malaysia, Mohamad Shafiq bin Sulaiman, karena kedapatan membawa 2 bungkusan shabu shabu(methamphetamine) seberat 121 gram dan 1 bungkusan morphine seberat 10 gram. Tersangka datang dari Malaysia dengan menaiki kapal MV Indo Mas 3 yang bersandar di Pelabuhan Internasional Batam Center pada pukul 17.30 WIB.

Berdasarkan keterangan Bapak R. Evy Suhartyanto selaku Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi, penangkapan itu terjadi karena petugas curiga akan gerak geriknya tersangka. Lalu, dilakukan pemeriksaan mendalam dan test urine yang hasilnya positif. Kemudian dilakukan rontgen di Rumah Sakit Awal Bross. Dari hasil rontgen, ditemukan 3 gelondongan benda asing yang berada di dalam tubuh tersangka. Kemudian, tersangka di bawa ke kantor Bea dan Cukai batam untulk mengeluarkan barang asing yang berada di dalam tubuh tersangka. Kedapatan isinya adalah 2 paket methamphetamine dan 1 paket morphine. Tersangka dan barang bukti selanjutnya diserahkan ke direktorat reserse narkoba Polda Kepri. Tersangka dijerat dengan dugaan melakukan tindak pidana Kepabeanan di bidang impor dalam pasal 102 huruf e Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan dan tindak pidana dalam pasal 113 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.