+62 778 - 458 818 Info.bcbatam@customs.go.id
Pelantikan 8 Pegawai Bea Cukai Batam,Tetap Jaga Amanah

Pelantikan 8 Pegawai Bea Cukai Batam,Tetap Jaga Amanah

 


Batam (15/01)

Sejumlah 8 (delapan) pegawai Bea Cukai Batam hari ini (15/1) dilantik ke dalam jabatan fungsional Pemerika Bea Cukai sesuai dengan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 923/KMK.01/UP.11/2019 tanggal 18 Desember 2019. Acara pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat fungsional tersebut berlangsung di Ruang Rempang ini dipimpin oleh Susila Brata, Kepala Kantor, yang juga dihadiri oleh Pejabat eselon III #beacukaibatam.

Dalam sambutannya, Susila Brata, menyampaikan agar setiap pegawai bisa menjalankan tugasnya tetap menjaga integritas dan meningkatkan kompetensi dalam pekerjaan. Walaupun pegawai yang dilantik bertanggung jawab langsung terhadap Kepala Kantor, diharapkan setiap pegawai tetap menjaga komunikasi dengan pejabat lainnya dalam menghadapi permasalahan yang terjadi di lapangan.

Diharapkan dengan status sebagai fungsional setiap pegawai bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada stake holder agar Bea Cukai memperoleh kepercayaan dari masyarakat dalam memberikan pelayanan.

Bea Cukai Batam Berhasil Mengagalkan Penyulundupan Ribuan Butir Ekstasi

Bea Cukai Batam Berhasil Mengagalkan Penyulundupan Ribuan Butir Ekstasi

Batam (14/1) – Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam melakukan kegiatan Konferensi Pers atas Hasil Penindakan Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor (NPP) jenis Ekstasi oleh KPU Bea Cukai Batam (SBP-13/KPU.02/BD.06/2020) pada hari Kamis, 9 Januari 2020 pukul 09.00 WIB di Pelabuhan Ferry Internasional Harbour Bay. Acara hari ini juga dihadiri dari beberapa instansi yaitu Polda Kepri,  Polresta Barelang, BNN Batam, Kejaksaan Negeri Batam, Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, dan Pengelola Pelabuhan Ferry Internasional Harbour Bay Batam.

Penindakan tersebut dilakukan di Terminal Kedatangan Internasional Pelabuhan Ferry Internasional Harbour Bay Batam dengan barang bukti berupa 30.037 (tiga puluh ribu tiga puluh tujuh) butir pil ekstasi dan 31,7 (tiga puluh satu koma tujuh) gram ekstasi yang disembunyikan di dalam 11 (sebelas) bungkusan makanan oleh Sdr. J (WNI / Laki-laki / 28 tahun). Acara konferensi pers ini dipimpin oleh Susila Brata, Kepala Kantor Bea Cukai Batam yang menjelaskan kronologis kejadian atas penindakan tersebut. Kejadian ini bermula saat petugas Bea dan Cukai Pelabuhan Ferry Internasional Harbour Bay mencurigai salah seorang penumpang di pemeriksaan x-ray Terminal Kedatangan Internasional. Kecurigaan tersebut muncul berdasarkan hasil citra x-ray yang menunjukkan keganjilan pada barang bawaan penumpang tersebut. Kemudian penumpang tersebut dibawa ke Hanggar Bea dan Cukai Pelabuhan Ferry Internasional Harbour Bay untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan yang dilakukan bersama dengan Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri.

“Tindakan selanjutnya adalah yang bersangkutan dengan barang yang dibawa ke Kantor sini (Bea Cukai Batam) dari Pelabuhan Harbour Bay untuk dilakukan pemeriksaan bersama-sama dengan teman-teman dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri, dan di situ kedapatan barang ekstasi yang dicampur dengan barang-barang berupa makanan ringan dengan jumlah 30.037 butir pil ekstasi dan 31,7 gram ekstasi yang dikemas dalam 11 kemasan makanan ringan”, jelas Susila.

Selanjutnya, tersangka dan barang bukti diserahkan kepada pihak Kepolisian Daerah Provinsi Kepulauan Riau khususnya Direktorat Reserse Narkoba untuk ditindaklanjuti. Hal ini merupakan bentuk sinergi antar instansi dalam melindungi masuknya barang ilegal seperti narkoba masuk ke Indonesia.

“Hal ini membuktikan bahwa kita (Bea Cukai) terus bersinergi yang kuat baik dengan Polda Kepri khususnya Direktorat Narkoba, BNN Provinsi Kepri, juga dari Polresta Barelang terkait dengan penindakan Narkotika. Dan pastinya dilanjutkan dengan teman-teman dari Kejaksaan Negeri terkait proses hukumnya. Kami juga melakukan profiling terhadap penumpang dan awak sarana pengangkut khususnya Kapal Ferry dengan Kantor Imigrasi yang nantinya akan terintegrasi secara nasional”, tambah Susila.

Diharapkan dengan adanya penindakan ini, semua orang yang berniat untuk melakukan perbuatan yang melawan hukum akan jera dan berpikir untuk melakukan perbuatan penyelundupan ataupun perbuatan yang akan merugikan masyarakat.

Atas perbuatannya tersebut, tersangka dapat dikenakan tuntutan pasal 112 ayat (2), 113 ayat (2) dan / atau pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan denda maksimum Rp10.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah) ditambah dengan 1/3 (sepertiga).

Apel Perdana di Tahun 2020

Apel Perdana di Tahun 2020

Membuka tahun 2020, Bea Cukai Batam dan PSO Bea Cukai Batam melaksanakan kegiatan Apel Rutin bulan Januari yang diikuti oleh seluruh pejabat dan pegawai serta pegawai On Job Training (OJT).

Beberapa hal yang disampaikan oleh Pembina Apel, Yosef Hendriyansah, antara lain mengenai keselamatan dan kesehatan kerja. “Diharapkan kepada seluruh pegawai dan pejabat untuk tetap menjaga keselamatan dan kesehatan dalam menjalankan tugas” ujarnya. Pembina Apel juga menyampaikan capaian penerimaan Bea Cukai Batam selama tahun 2019 yang melewati target yaitu dengan realisasi sebesar 112,49%. Dengan capaian tersebut Pembina Apel memberikan apresiasi kepada seluruh pegawai dan pejabat yang telah bekerja memberikan layanan terbaik. “Kami sebagai pimpinan mengucapkan terima kasih kepada pegawai dan pejabat yang telah bekerja dalam memberikan pelayanan maupun pengawasan”.

Terakhir, Pembina Apel menyampaikan agar seluruh jajaran Bea Cukai Batam menjaga dan meningkatkan sinergi antar instansi pemerintah yang berada di wilayah Batam.

Aku Pahlawan Masa Kini

Aku Pahlawan Masa Kini

Ke Batam beli buah Naga
Sampe rumah udah matang
Meski ragamu sudah tiada
Namamu akan tetap dikenang

Batam (11/11/2019) 10 November merupakan peringatan hari bersejarah yang menandakan telah gugur pahlawan-pahlawan kita di medan pertempuran. Senin pagi (11/11/2019) di Kanwil DJP Kepulauan Riau, 4 unit vertikal Kementerian Keuangan di wilayah Kepulauan Riau telah menggelar upacara untuk memperingati Hari Pahlawan yang ke-74. Upacara ini juga dihadiri oleh Kepala Kantor Bea Cukai Batam, Susila Brata, dan beberapa pejabat eselon II dan III lainnya di lingkungan Kementerian Keuangan dan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah DJP Kepulauan Riau, Slamet Sutantyo, dengan membacakan pesan dari Ibu Menteri Keuangan, Sri Mulyani.

Peristiwa bersejarah ini kita dapat mengambil 3 nilai yang dapat kita teladani, yaitu Keberanian dan Semangat terus berjuang, Sinergi dan Kolaborasi, serta Pengorbanan Sumber Daya. “Setiap generasi memiliki medan perjuangan yang berbeda, kita telah terpilih dan memilih sebagai pegawai kementerian Keuangan sudah seharusnya meneruskan perjuangan pahlawan kita terutama di bagian pengelolaan keuangan. Sebagai pahlawan masa kini marilah kita bekerja secara optimal dan kreatif ” pesan Ibu Menteri.

Dalam pidatonya, Ibu Sri Mulyani juga mengucapkan terimakasih kepada pungawa-punggawa keuangan yang telah menunjukkan sikap profesionalisme, dan telah menjadi aktor perekat bangsa.

Bung Hatta pernah mengatakan “Pahlawan yang setia itu berkorban, bukan untuk dikenal namanya tapi semata-mata membela cita-cita.” Bung Karno juga pernah mengatakan, “Perjuangan yang paling berat bukan melawan penjajah, melainkan melawan bangsanya sendiri.”

Melalui perjuangan dan pengorbanan para pahlawan sebelumnya, marilah kita jangan sampai terpecah-belah, ikutlah mempersatukan Indonesia untuk mencapai cita-cita negara Indonesia dengan memastikan APBN menjadi alat utama mewujudkan Indonesia Maju.

 

 

 

 

Selamat berjuang dan teruslah menjadi Pahlawan Masa Kini, jangan pernah menyerah dan jangan pernah lelah untuk mencintai Negeri ini. Selamat Hari Pahlawan.

Sosialisasi Kawasan Pabean dan Tempat Penimbunan Sementara Tahun 2017

Sosialisasi Kawasan Pabean dan Tempat Penimbunan Sementara Tahun 2017

Batam – KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam pada Hari Rabu (10/5) Menyelenggarakan Sosialisasi Kawasan Pabean dan Tempat Penimbunan Sementara bertempat di Aula Lantai 3. Acara dimulai pada pukul 09.00 WIB dan dibuka dengan sambutan Bapak Rahmady Selaku Kepala Bidang PFPC II. Seperti biasa setelah sambutan pembukaan maka dilaksanakan penyerahan penghargaan kepada peserta sosialisasi yang datang tercepat. Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk membudayakan tradisi tepat waktu dan disiplin.

Dalam sosialisasi kali ini materi disampaikan oleh Bapak Rudy Aditya selaku Kepala Seksi Fasilitas Kepabeanan dan Cukai II. Peserta sosialisasi terdiri dari pengusaha kawasan pabean dan tempat penimbunan sementara maupun pengusaha pemula yang baru mau mengajukan izin untuk tempat penimbunan sementara. Diharapkan dengan diselenggarakannya acara tersebut dapat mengedukasi Pengusaha di kawasan pabean maupun tempat penimbunan untuk lebih memahami peraturan-peraturan terbaru.

Acara ditutup dengan sesi tanya-jawab yang berakhir pada pukul 11.30 WIB.

WhatsApp chat