+62 778 - 458149
Bea Cukai Batam Sosialisasikan Pengurusan Dokumen ke Perusahaan Farmasi  di Batam

Bea Cukai Batam Sosialisasikan Pengurusan Dokumen ke Perusahaan Farmasi di Batam

Batam (24/10) Dalam rangka memberikan kemudahan dan pengetahuan kepada Perusahaan Farmasi di daerah Batam, Bea Cukai Batam mengadakan Sosialisasi terkait Pengeluaran Barang dari Kawasan Bebas ke Tempat Lain Dalam Daerah Pabean (daerah Indonesia lainnya). Sosialisasi tersebut dibuka oleh Sumarna selaku Kepala Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi KPU Bea Cukai Batam.

 

Sosialisasi tersebut meliputi penjelasan tentang dokumen terkait Pengeluaran Barang dari Kawasan Bebas ke Tempat Lain Dalam Daerah Pabean (daerah Indonesia lainnya) yaitu PPFTZ-01 yang dijelaskan oleh Frans Immanuel selaku Kepala Seksi Layanan KPU Bea Cukai Batam. Selain itu juga dijelaskan tentang tata cara pengisian dokumen PPFTZ-01 melalui Aplikasi Modul PPFTZ-01 yang dijelaskan oleh Puji Suharso selaku Kepala Subbagian Dukungan Teknis KPU Bea Cukai Batam.

“Semoga setelah sosialisasi ini diadakan, Perusahaan Farmasi di Batam ini dapat melakukan pengurusan dokumen dengan mudah” kata Sumarna, Kepala Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi KPU Bea Cukai Batam.

Bea Cukai Batam Dan Avsec Kembali Menggagalkan Penyelundupan Narkotika

Bea Cukai Batam Dan Avsec Kembali Menggagalkan Penyelundupan Narkotika

Batam (19/10) Bea Cukai Batam kembali menggagalkan penyelundupan narkotika di Bandara Hang Nadim, Batam. Berawal dari Petugas Avsec melakukan pemeriksaan pada alat pemindai terhadap seorang calon penumpang berinisial SS  yang berumur 27 tahun dengan pesawat tujuan Surabaya.

Dari pengamatan Petugas Avsec, calon penumpang tesebut nampak seperti menyembunyikan  sesuatu di selangkangan. Karenanya Petugas Avsec Melakukan pemeriksaan badan kepada penumpang tesebut dan ditemukan adanya bungkusan mencurigakan di sekitar selangkangan. Atas hal tesebut dilakukan pemeriksaan lanjutan bersama petugas bea cukai.

Dari Hasil pemeriksaan lanjutan kedapatan bahwa calon penumpang tsb membawa 2 bungkus plastik bening yang diduga Meth Amphetamine Dengan berat bruto 425 gram.  Atas temuan tesebut Petugas Bea Cukai membawa tersangka beserta barang bukti ke KPU BC Tipe B Batam untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Setelah pemeriksaan dilakukan, Petugas Bea Cukai menyerahkan tersangka dan barang bukti  ke Kepolisian Resor Kota Barelang.

Bea Cukai Batam Menggagalkan 7 Penyelundupan Narkotika Pada Bulan Ini

Bea Cukai Batam Menggagalkan 7 Penyelundupan Narkotika Pada Bulan Ini

Batam (16/10) Bea Cukai Batam dalam 2 minggu ini telah menggagalkan penyelundupan narkotika sebesar 3.204 gram (3,204 kilogram) dalam 7 penyelundupan. Penyelundupan tersebut merupakan Penindakan ke 51 – 57 Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam. Penindakan ke 51 ialah penggagalan penyelundupan di Kapal KM Rizki Jaya tujuan Nipah Panjang, yang disembunyikan dalam bungkusan di tas. Atas penindakan tersebut, barang bukti dan tersangka ke BNNP Kepulauan Riau.

 

Sementara itu 5 penindakan yang merupakan penindakan ke 52 -56 ialah penggagalan penyelundupan di Bandara Hang Nadim Batam. Narkotika tersebut diselundupkan oleh penumpang yang akan keluar dari Batam. Dalam penggagalan penyelundupan di Bandara Hang Nadim tersebut, Bea Cukai dibantu oleh Avsec dalam pemindaian barang penumpang dan pemeriksaan penumpang. Kasus 5 penindakan tersebut akhirnya diserahkan ke Polresta Barelang, Polda Kepulauan Riau dan BNNP Kepulauan Riau.

 

 

 

 

 

 

 

Dan yang terakhir adalah penindakan Narkotika yang ke 57 Bea Cukai Batam yang dilakukan di Pelabuhan Batam. Penyelundup ialah salah satu penumpang kapal dari Pasir Gudang Malaysia. Dalam pemeriksaan tersebut didapatkan 2(dua) kapsul yang diduga netanohetamine. Dua kapsul tersebut disembunyikan disembunyikan di dalam dubur dengan total bruto 130 gr. Kasus tersebut akhirnya diserahkan ke BNNP Kepulauan Riau.

 

BEA CUKAI BATAM TEGAH LEBIH DARI 1000 GRAM SHABU DI PERAIRAN TANJUNG PIAYU

BEA CUKAI BATAM TEGAH LEBIH DARI 1000 GRAM SHABU DI PERAIRAN TANJUNG PIAYU

Senin, 01 Oktober 2018 sekitar pukul 17.30 WIB di perairan Tanjung Piayu, Bea Cukai Batam berdasarkan informasi intelijen terkait sebuah kapal yang memuat barang-barang bekas maka tim patroli laut Bea Cukai Batam melakukan pemeriksaan terhadap kapal yang diketahui bernama KM Rizki Jaya I, setelah pemeriksaan dilakukan penegahan berupa barang-barang bekas seperti kasur, sepeda, dan berbagai barang bekas lain yang ditemukan di kapal tersebut. Namun setelah pemeriksaan lebih lanjut, tim menemukan adanya bungkusan yang diduga berisi methamphetamine didalam tas dari salah satu dari 2 orang yang diketahui non abk.

Pelaku yang membawa barang haram seberat 1043 gram tersebut berinisial IS (37) berkebangsaan Indonesia dengan tujuan Nipah Panjang. Pelaku menjelaskan bahwa ini adalah yang ke-5 kalinya ia melakukan tindakan serupa. Selasa, 02 Oktober 2018 dilakukan press release sekaligus serah terima barang bukti dan pelaku kepada BNNP Kepri di Dermaga Tanjung Uncang untuk kemudian ditindak lanjuti.

Bea Cukai Batam Amankan Penumpang Membawa 239 gr Shabu

Batam (14/9) Pada hari Senin, 10 September 2018   Bea Cukai Batam menangkap satu penumpang yang membawa 239 gram Shabu di Pelabuhan Laut Harbour Bay Batam. Penumpang tersebut menggunakan kapal dengan rute Stulang Laut, Malaysia ke Harbour Bay, Batam.

Dari penangkapan tersebut petugas menyita 6 bungkus berisi methamphetamine dengan bruto 239 gram yang disembunyikan dalam anus penumpang tersebut.  Barang bukti tersebut telah diserahterimakan kepada BNNP Kepulauan Riau.

Penangkapan ini adalah penangkapan yang ke 49 Bea Cukai Batam selama tahun 2018.