+62 778 - 458149
Tingkatkan Keahlian, Bea Cukai Batam Ikuti Lokakarya Kehumasan

Tingkatkan Keahlian, Bea Cukai Batam Ikuti Lokakarya Kehumasan

Batam (28/6) Dalam rangka peningkatan kemampuan pegawai dalam bidang kehumasan, Balai Diklat Pendidikan Keuangan Pekanbaru menyelenggarakan Lokakarya Komunikasi Melalui Website dan Media Sosial Angkatan ke Dua Tahun Anggaran 2019. Acara ini berlangsung selama 3 hari, yaitu dari tanggal 26-28 Juni 2019. Jumlah peserta sebanyak 29 orang yg berasal dari kantor – kantor bea cukai yang ada di wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Acara ini dibuka oleh Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi, Sumarna. “Humas menjadi ujung tombak kantor dalam menyampaikan prestasi kerja yg telah didapatkan kantor, juga mengklarifikasi berita negatif yg beredar di masyarakat.” ujar Sumarna.

Para peserta diberikan materi tentang dasar-dasar kehumasan, teknis menulis berita, pengelolaan website dan akun sosial media, dasar-dasar fotografi jurnalistik, teknik pengambilan video dan video editing. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan para peserta dalam mengelola website dan media sosial, sehingga dapat meningkatkan kualitas kehumasan di kantornya masing-masing untuk Bea Cukai Makin Baik.

BEA CUKAI BATAM MENGADAKAN TAKJIL ON THE STREET

BEA CUKAI BATAM MENGADAKAN TAKJIL ON THE STREET

(Batam, 22/05/2019) Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan. Bea cukai batam terjun langsung ke tengah-tengah masyarakat melalui acara Customs On the Streets.


Acara yang diadakan di Pelabuhan Internasional ferry Batam Centre dengan tema “Takjil On the Street We Share Cause We Care” ini bertujuan untuk memperat hubungan antara pegawai bea cukai batam dengan masyarakat.


Takjil sebanyak 500 kantong diberikan secara gratis kepada masyarakat yang berada di sekitar pelabuhan.
Selain membagikan takjil, Bea Cukai Batam juga membagikan brosur sebagai salah satu bentuk edukasi kepada masyarakat.

Dalam Sehari Bea Cukai Batam Menggagalkan Dua Upaya Penyelundupan Sabu

Dalam Sehari Bea Cukai Batam Menggagalkan Dua Upaya Penyelundupan Sabu

Batam (16/05/2019), Bea Cukai Batam kembali menggagalkan upaya penyelundupan narkoba berupa sabu seberat 219 gram dan 1520 gram. Masing-masing barang tersebut bertujuan akhir di Lombok dan Balikpapan. Kedua upaya tersebut digagalkan oleh petugas Bea Cukai di Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

Penangkapan ini bermula dari kecurigaan petugas Bea Cukai terhadap calon penumpang Pesawat Lion Air. Dari kecurigaan ini, petugas akhirnya melakukan pemeriksaan terhadap kedua penumpang tersebut. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sabu seberat 219 gram dibawa oleh tersangka berinisial H (39 Tahun), sementara sabu seberat 1520 gram dibawa oleh tersangka berinisial R G yang masing-masing ditemukan di dubur dan koper. Dari hasil pengujian awal dengan NIK, diidentifikasikan kedua barang tersebut merupakan Methamphetamine / Sabu.

Terhadap Tersangka dan barang bukti selanjutnya diserahkan ke Kepolisian Daerah Provinsi Kepulauan Riau untuk proses lebih lanjut.

BEA CUKAI BATAM CANANGKAN ZONA INTEGRITAS

BEA CUKAI BATAM CANANGKAN ZONA INTEGRITAS

Batam (16/05/2019) – Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam melaksanakan Pencanangan Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Pencanangan ini dilakukan sebagai komitmen Bea Cukai dalam mewujudkan clean goverment serta good governance yang bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).

“Pencangan ini merupakan deklarasi dari KPU Bea Cukai Batam untuk menuju ke Wilayah Bebas Korupsi dan ada dua hal yang kita reformasi yakni terkait pembangunan Sumber Daya Manusianya dan terkait otomasi”, ungkap Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam, Susila Brata dalam sambutannya.

Bertempat di Aula Lantai 3 KPU Bea Cukai Tipe B Batam, acara pencanangan ini dihadiri oleh Pimpinan/perwakilan dari 17 instansi pemerintah maupun dunia usaha yaitu Kepolisian Daerah Kepulauan Riau, Badan Penguahaan Batam, Balai Karantina Pertanian Batam, Kantor Imigrasi Batam, Kantor Kesehatan Pelabuhan Batam, Himpunan Kawasan Industri, BUBU Hang Nadim, Kantor Wilayah DJP Kepulauan Riau, KPKNL Batam, KPPN Batam, BSOP Batam, Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Kepulauan Riau, Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Batam, Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia  (ALFI), Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia (ASPERINDO), Batam Shipyard & Offshore Association  (BSOA), dan Indonesian National Shipowners’ Association DPC Batam (INSA).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut program Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) yang telah menetapkan 12 (dua belas kawasan) strategis pelabuhan laut dan bandar udara sebagai lokasi dari program tersebut. Kedua belas kawasan itu meliputi Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Pelabuhan Belawan Medan, Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar, Pelabuhan Sekupang Batam, Bandara Soekarno Hatta Jakarta, Bandara Juanda Surabaya, Bandara Kualanamu Medan, Bandara Hasanuddin Makassar, Bandara Hang Nadim Batam, dan Bandara Ngurah Rai Bali.

Dengan pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi diharapkan KPU Bea Cukai Tipe B Batam menjadi institusi di Lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang bersih dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme serta memiliki komitmen untuk memberikan pelayanan kepada pengguna jasa secara optimal, transparan, dan memenuhi kepuasan semua pemangku kepentingan.

Bea Cukai Batam Siap Menuju Wilayah Bebas Korupsi

Bea Cukai Batam Siap Menuju Wilayah Bebas Korupsi

Kamis (09/05/2019), Bea Cukai Batam mengadakan acara internalisasi dan pencanangan internal pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi dan yang dihadiri oleh 135 peserta yang terdiri dari pejabat dan pegawai di lingkungan Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam.

Acara yang berlangsung hari Kamis, 9 Mei 2019 dibuka oleh laporan dari Kepala Bidang  Kepatuhan Internal, Setiyadi Cahyadi yang mengungkapkan bahwa KPU Bea Cukai Batam siap untuk menjadi Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi. Acara dilanjutkan pemaparan materi oleh Kasubdit Pencegahan Direktorat Kepatuhan Internal, Dwiyanto Wahyudi yang menjelaskan tujuan diadakannya program ini. Dilanjutkan dengan pengarahan dari Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam, Susila Brata. Beliau mengungkapkan bahwa KPU Bea Cukai Batam siap dan bisa melaksanakan program Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi tersebut.

Awal mula Penandatanganan piagam pencanangan Zona Integritas, ditanda tangani oleh seluruh pejabat di lingkungan KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam, dan diakhiri dengan pemasangan pin integritas serta pengecapan tangan sebagai simbol bahwa seluruh pegawai di KPU Bea Cukai Batam siap untuk berintegritas menuju Wilayah Bebas Korupsi.

WhatsApp chat