Peresmian Ruang Pelayanan KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam

Batam – (15/03/18) Peresmian Ruang Pelayanan KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam yang baru dihadiri dan dilaksanakan oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Bapak Heru Pambudi. Acara tersebut juga dihadiri oleh Direktur Penindakan dan Penyidikan dari Kantor Pusat DJBC, Bapak Bahaduri Wijayanta Bekti Mukarta, jajaran eselon III dan eselon IV, para pegawai serta pengguna jasa di lingkungan KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam.

Acara tersebut diawali dengan kata sambutan oleh Kepala Kantor, Bapak Susila Brata, “Acara ini adalah peresmian atau secara resmi menggunakan dengan disaksikan oleh Bapak Dirjen Bea Cukai, bahwa kita sudah melakukan perubahan. Ini bukanlah perubahan kecil tetapi merupakan bagian dari perubahan besar dimana kita ingin mendekatkan, lebih dekat lagi dengan pengguna jasa.”

Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Dirjen Bea dan Cukai yang mengapresiasi dan berterimakasih atas inovasi yang telah diberikan. Beliau juga berpesan kepada pengguna jasa,  bahwa transparansi, kecepatan dan efesiensi pelayanan adalah penting, dengan demikian dapat menurunkan cost logistic and production para pengguna jasa dengan harapan industri kita bisa menjadi lebih kompetitif, setidaknya dapat memenuhi market Indonesia, bahkan ekspor. “Batam adalah pusat investasi nasional, saya berpesan kepada jajaran untuk memberikan pelayanan sebaik-baiknya. In return, pengguna jasa juga memenuhi aturan sebaik-baiknya agar kita bisa bersinergi membangun Batam.”

Adapun pelaksanaan renovasi ini sudah dirancang oleh kepala kantor terdahulu, Bapak Nugroho, dengan konsep  yang modern, nyaman, dan memenuhi persyaratan fasilitas, seperti ruang laktasi serta akses masuk dengan fasilitas difabel. Selain itu, konsep yang lebih dekat dengan pengguna jasa, dekat dalam artian komunikasi antara pegawai dan pengguna jasa diharapkan menjadi lebih interaktif sehingga dapat saling memahami kebutuhan dan kewajibannya masing-masing. Konsep tersebut juga sudah sesuai dengan flow/alur pelayanan kepabeanan dan cukai, dimulai dengan manifest, analyzing point, hingga ekspor dan impor.

Ruang Pelayanan KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam yang baru telah selesai dibangun dan siap untuk digunakan. Pembangunan yang dimulai sejak bulan Desember 2017 hingga Maret 2018 ini memang sudah direncanakan sejak lama dan masuk sebagai salah satu agenda reformasi birokrasi di lingkungan KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam.

Kunjungan Menteri Koordinasi Kemaritiman ke Batam

Kunjungan Menteri Koordinasi Kemaritiman ke Batam

  

Batam  –  Kedatangan Menteri Koordinator Kemaritiman, Jend. Purn. Luhut Binsar Panjaitan ke Batam, Kepulauan Riau pada hari Kamis (15/3) adalah dalam rangka mendorong kegiatan ekonomi  dan investasi baru di Batam. Dalam kunjungannya Menko Kemaritiman didampingi Tenaga Ahli Menko Maritim Bidang Pertahanan dan Keamanan Laut, Gubernur Kepulauan Riau,  Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Kepala KPU Batam dan instansi terkait. Dengan menggunakan Kapal Patroli BC 60001 milik PSO Tanjung Balai Karimun, Menko Perekonomian beserta rombongan mengelilingi perairan Batam dan ke Pulau Nipah.

Sepanjang perjalanan beliau membahas tentang kondisi kemaritiman Indonesia khususnya perairan Selat Singapura mengingat fungsinya sebagai jalur lintasan perairan dalam ke pelabuhan-pelabuhan di Singapura dan Selat Malaka  yang merupakan salah satu jalur pelayaran terpenting di dunia. Beliau juga menekankan tentang pengembangan kualitas sektor kemaritiman Indonesia untuk menarik investor-investor dari luar maupun dalam negeri, karena perairan Indonesia memiliki potensi yang sangat besar apabila dimanfaatkan dengan baik. Dan diperlukan sinergi dan koordinasi yang baik dengan semua pihak yang mempunyai kewenangan penegakan hukum di laut antara lain TNI, POLRI, BAKAMLA, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Perhubungan serta kementerian/lembaga lain guna menjaga dan mengamankan  kedaulatan wilayah teritorial Indonesia.

Beliau juga berpesan kepada Bea dan  Cukai untuk selalu bersemangat dalam melaksanakan tugas dan selalu melakukan yang terbaik untuk membasmi penyelundupan.

BEA CUKAI BATAM SELENGGARAKAN PUBLIC HEARING PERUBAHAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN NO 48/PMK.04/2012

BEA CUKAI BATAM SELENGGARAKAN PUBLIC HEARING PERUBAHAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN NO 48/PMK.04/2012

Batam – Guna mewujudkan visi dan misi Direktorat Jendral Bea dan Cukai untuk Bea dan Cukai Makin Baik dan untuk meningkatkan pelayanan terkait penggunaan pemberitahuan pabean secara elektronik di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (Free Trade Zone) Batam, Bintan dan Karimun, hari Kamis (8/3) KPU Bea dan Cukai Batam menyelenggarakan acara public hearing / dengar pendapat dengan para Stakeholder di wilayah FTZ  Batam, Bintan dan Karimun.

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi R. Evy Suhartantyo mengungkapkan bahwa acara public hearing ini merupakan salah satu syarat dalam merumuskan peraturan baru yaitu untuk menerima masukan atau pendapat dari Stakeholder sebagai pihak-pihak yang akan mengimplementasikan  peraturan tersebut.  Perubahan Rancangan Peraturan Menteri Keuangan No. 48/PMK.04/2012 ini juga bertujuan untuk simplifikasi dokumen dan prosedur guna harmonisasi dengan ketentuan pemberitahuan pabean lainnya.

Materi dalam acara public hearing ini adalah tentang Pokok-Pokok Perubahan dalam RPMK 48/PMK.04/2012 dan Pengembangan Sistem Pemberitahuan Pabean yang dipaparkan oleh Tim Kantor Pusat yang terdiri dari Direktorat Fasilitas Kepabeanan, Direktorat Informasi Kepabeanan dan Cukai, Direktorat Peraturan Keberatan dan Banding.

 

   

 

Lagi, Bea Cukai selamatkan jutaan anak bangsa 1,622 ton sabu diamankan

Batam (23/02/2018)- Bea Cukai kembali menorehkan prestasi di awal tahun 2018 ini. Pasalnya setelah menggagalkan penyelundupan 1 ton lebih sabu di awal bulan februari kemarin, kini Bea Cukai berhasil menggagalkan penyelundupan sabu dengan jumlah yang lebih besar. 1,622 ton sabu berhasil diamankan petugas Bea Cukai pada selasa (20/02) di perairan Anambas, Kab.Anambas Kepulauan Riau.

“Saya ingin berterima kasih kepada seluruh jajaran Bea dan Cukai yang memiliki komitmen dan kesetiaan yang tinggi untuk menjalankan tugas ini”, jelas menteri keuangan Sri Mulyani, dalam konferensi pers yang digelar di Pangkalan Sarana Operasi Bea dan Cukai Batam jumat (23/02).

Menteri keuangan Sri Mulyani menghadiri konferensi pers untuk memberikan keterangan dan apresiasi terkait pencapaian yang telah dilakukan Bea dan Cukai dalam menggagalkan penyelundupan narkoba.

Kapal dengan nama MV Min Lian Yu Yun 61870 diamankan petugas patroli laut Bea Cukai dengan barang bukti 81 karung berisikan sabu. Terdapat 4 bendera di kapal tersebut yang salah satunya adalah bendera indonesia. Ketika ditangkap kapal tersebut memakai bendera Singapura di belakang dan bendera Tiongkok di depan kapal, sedang satu bendera lain adalah bendera Thailand. Dalam penangkapan ini diamankan empat orang tersangka yang merupakan nahkoda dan anak buah kapal MV Min Lian Yu Yun 61870, yang semuanya berkewarganegaraan tiongkok.

Kronologi pengamanan 1,622 ton sabu ini dimulai dari kapal patroli BC7005 milik Direktorat Jenderal Bea Cukai yang berisi tim operasi yang terdiri dari polri dan subdit patroli laut Bea Cukai pusat, serta Bea Cukai Batam mendeteksi kapal MV Min Lian Yu Yun 61870 di perairan selat philip dan kemudian mengamankannya. Petugas melakukan tindak pengamanan, karena anak buah kapal tidak kooperatif dan juga mencoba menyabotase kapal dengan merusak mesin kapal dengan tujuan agar kapal tidak bisa ditarik oleh petugas. Dalam operasi ini selain kapal BC7005, Bea Cukai juga mengerahkan kapal BC20007, BC9004 dan kapal patroli BC1305 dalam rangka membantu pengemanan, pengawalan dan turut membantu menarik kapal menuju dermaga PSO BC Batam.

Setelah kapal MV Min Lian Yu Yun 61870 berhasil ditarik ke dermaga PSO BC Batam, unit K9 Bea Cukai kembali dikerahkan dalam melakukan pemeriksaan dan penggeledahan kapal. Hingga akhirnya unit K9 Bea Cukai Batam mendapatkan respon positif terhadap karung dibagian palka depan kapal, dan setelah melakukan pemeriksaan uji tes pendahuluan terhadap satu karung menggunakan hazmade elite, didapatkan hasil pemeriksaan positif sabu.

Pengamanan 1,622 ton sabu ini juga merupakan pencapaian bagi unit K9 Bea Cukai Batam yang secara berturut2 memliliki peran penting dalam mengungkapkan penyelundupan sabu, secara dua kasus besar di awal tahun ini tidak lepas dari unit K9.

“Tahun 2017 narkoba yang disita Bea Cukai adalah 2,132 ton dari 342 kasus, dan di tahun 2018 ini belum genap 2 bulan telah dilakukan 57 penanganan kasus narkoba dan yang disita adalah 2,932 ton. Ini menggambarkan Indonesia mendapatkan gempuran narkoba yang terus meningkat”. Jelas Sri Mulyani.

Pengungkapan kasus penyelundupan narkoba ini merupakan bentuk sinergi yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Bea Cukai dengan lembaga lainnya. Setelah melakukan sinergi dengan TNI dan BNN yang berhasil mengamankan sekitar 1,1 ton sabu, kini sinergi yang dilakukan Bea Cukai dan Polri kembali menorehkan prestasi dengan mengamankan 1,622 ton sabu yang mana pengamanan ini telah menyelamatkan jutaan anak bangsa dari jerat narkoba.

“ABHIPRAYA” HUT KPU BC BATAM KE-10

Batam (15/2) – KPU BC Batam merayakan serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati  HUT BC Batam ke-10. Tema pada acara ulang tahun BC Batam ke-10 ini adalah “ABHIPRAYA”. Filosofi “Abhipraya” berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti harapan. Abhipraya itu sendiri diceritakan sebagai suatu ritual dimana terdapat kumpulan harapan. Dan bagi KPU BC Batam “Abhipraya” digambarkan sebagai bentuk perwakilan setiap insan Bea dan Cukai untuk terus memiliki harapan “Menjadi Harapan untuk Negeri” agar Bea Cukai Makin Baik.

Rangkaian kegiatan ulang tahun BC Batam ke-10 terdiri atas donor darah, santunan ke Panti Werdha, fun game, gowes ke ujung aspal, KPU Awards dan acara Gala Dinner. Acara KPU Awards ini merupakan salah satu bentuk penghargaan yang diberikan KPU BC Batam kepada para Stakeholders yang telah mendukung terc   apainya target penerimaan KPU BC Batam tahun 2017. KPU Awards terbagi dalam 3 kategori : Bea Masuk, Bea Keluar dan Cukai.  Pemenang untuk kategori Bea Masuk sebagai berikut : Juara I : PT. Pertamina (Persero), Juara II : PT. Indotirta Suaka, Juara III : PT. Batam Teknik ; untuk kategori Bea Keluar : Juara I : PT. Musim Mas, Juara II : PT. Synergy Oil Nusantara dan untuk kategori Cukai : Juara I : PT. Fantastik Internasional, Juara II : PT. Rock Int’l Tobacco, Juara III : PT. Mustika Internasional.

Untuk acara gala dinner dihadiri oleh seluruh pejabat dan pegawai di KPU BC Batam dan PSO Batam serta tamu undangan yaitu Bpk. Septia Atma (Kepala Kantor KPU Bea dan Cukai ke-4) dan Bpk. Kukuh S. Basuki (Kepala Kantor KPU Bea dan Cukai ke-5).  Acara dibuka oleh  Bpk. Susila Brata selaku Kepala Kantor KPU BC Batam yang dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang luar biasa kepada seluruh pegawai Bea dan Cukai Batam atas semangat dan kerja kerasnya mewujudkan visi dan misi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk Bea dan Cukai Makin Baik. Acara selanjutnya berupa penampilan kolosal dari para pegawai dan CPNS tentang “ABHIPRAYA” dan penyampaian pemenang fun games.

Pada hari Kamis (15/2) bertempat di ruang pelayanan, dilakukan pemotongan tumpeng oleh R. Evy Suhartantyo selaku Kepala Bidang BKLI sebagai bentuk rasa syukur KPU BC Batam untuk usianya yang telah mencapai 1 dasawarsa.  Harapannya kebahagiaan yang didapat juga dirasakan oleh para pengguna jasa yang selama ini turut berkontribusi terhadap penerimaan negara terutama disektor Kepabeanan dan Cukai.