+62 778 - 429 446 Info.bcbatam@customs.go.id
Bea Cukai Batam melakukan Kunjungan Kerja ke TPS

Bea Cukai Batam melakukan Kunjungan Kerja ke TPS

Batam (Rabu,12/02) – Dalam rangka menindaklanjuti implementasi PMK Nomor 199, Kepala Kantor Bea Cukai Batam beserta jajarannya melakukan kunjungan kerja ke beberapa TPS pada hari Selasa kemarin (11/02).

Hal ini bertujuan untuk meninjau penerapan aturan barang kiriman terbaru yang terjadi di lapangan sekaligus menindaklanjuti laporan dari masyarakat terkait lamanya proses pengiriman barang dari Batam.

Hasil dari kunjungan tersebut didapati masih banyak pengirim barang yang memberitahukan (declare) jumlah barang, jenis barang dan harga barang yang tidak sesuai (under value), hal inilah yang menyebabkan tidak lancarnya arus barang kiriman.

Namun dalam hal ini, petugas beacukai terus mengutamakan kecepatan layanan dan harapannya kepada seluruh masyarakat agar dapat bekerja sama untuk memberitahukan barangnya dengan benar dan sesuai demi kelancaran pelayanan barang kiriman.

Talkshow Bersama ASN Inspiratif Tahun 2019

Talkshow Bersama ASN Inspiratif Tahun 2019

Nyamuk bersembunyi di balik kelambu

Gigitannya sampai ke lengan

Selalu yakinkan dirimu

Bahwa kesuksesan ada di tangan

Batam (06/02/2020) – Demi mewujudkan SDM yang unggul, Bea Cukai Batam mengadakan talkshow yang merupakan bagian dari rangkaian acara “KPU Day 12” yang bertempat di Aula lantai 3 KPU BC Batam. Acara yang bertemakan “Think Globally, Act Nationally” mengundang narasumber yang merupakan peraih penghargaan ASN Inspiratif tahun 2019, Jaya Setiawan Gulo. Talkshow kali ini bertujuan untuk membuka pikiran generasi millennial para pegawai dan CCPNS Bea Cukai Batam untuk terus melakukan konstribusi terbaik bagi bangsa khususnya Instansi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Kantor, Susila Brata. “Diharapkan dengan diadakannya acara talkshow kali ini, para pegawai serta CCPNS mampu mendapatkan inspirasi dari Jaya Setiawan Gulo selaku ASN Inspiratif tahun 2019 untuk terus berprestasi dan berkonstribusi bagi instansi Bea Cukai”, ujar Susila Brata.

Pada kesempatan kali ini, Gulo banyak membagi pengalaman kehidupan terkait perjuangannya sehingga mampu meraih gelar ASN Inspiratif 2019. Gulo menyampaikan, “Siapapun kita saat ini, jangan pernah merasa berkecil hati, jangan berhenti memberi konstribusi sekecil apapun, dan jangan khianati institusi ini”.

Selain itu, Gulo juga memberikan masukan kepada pegawai dan CCPNS agar bisa memanfaatkan media sosialnya dengan bijak untuk hal-hal positif yang dapat memberikan nilai tambah untuk institusi.

Pertemuan Beacukai Batam  dengan Singapore Police Coast Guard di Selat Philip

Pertemuan Beacukai Batam dengan Singapore Police Coast Guard di Selat Philip

Batam (03/02) – Bea Cukai Batam mengadakan pertemuan dengan perwakilan Singapore Police Coast Guard di Selat Philip sebagai bentuk simbolis kerja sama antarnegara dengan melakukan pertukaran cindera mata oleh masing – masing instansi.

Pada hari yang sama, Bea Cukai bersama Singapore Police Guard mendeklarasikan kerjasama antar instansi yang tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU). Penandatanganan dilakukan langsung oleh Heru Pambudi, Direktur Jenderal Bea dan Cukai, dan Cheang Keng Keong, Comander of Singapore Police Coast Guard di Kantor Pusat Bea Cukai yang dihadiri oleh H. E. Ngurah Swajaya, Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura beserta Anil Nayar, Duta Besar Singapura untuk Republik Indonesia.

Kerja sama ini merupakan bentuk sinergi antarnegara, antarinstansi untuk mencegah terjadinya penyelundupan barang ilegal, seperti narkotika, psikotropika, dan prekursor (NPP), dan barang lainnya yang mengancam keberlangsungan hidup masyarakat, serta melindungi dunia industri dari persaingan tidak sehat. Selain itu, dengan adanya kerja sama ini juga dapat mengamankan perlintasan di laut yang menghubungkan kedua negara.

Tahun Baru, Kontrak Kinerja Baru

Tahun Baru, Kontrak Kinerja Baru

Batam (30/01/2020) – Pada dasarnya setiap pegawai yang bekerja di lingkungan Kementerian Keuangan wajib membuat Kontrak Kinerja. Kontrak Kinerja merupakan tonggak awal dalam upaya pencapaian kinerja yang lebih optimal.

Sore ini tanggal 30 Januari 2020 bertempat di ruang rapat rempang, Kantor Beacukai Batam melaksanakan penandatanganan Kontrak Kinerja Kemenkeu-Two dan Kemenkeu-Three Tahun 2020.

Acara dihadiri oleh Kepala Kantor, seluruh pejabat eselon III, Kepala PSO Bea Cukai Batam, dan pejabat eselon IV Beacukai Batam dengan suasana yang penuh kekeluargaan.

Dalam kata sambutan, Kepala Kantor Beacukai Batam Susila Brata, menyampaikan bahwa kontrak kinerja merupakan acuan atau dasar pencapaian target. “Marilah kita bekerja dengan saling melengkapi antara Kabid dan Kasi. Dan saya harap setiap pelaksanaan tugas kiranya kita dapat menanamkan sikap dasar DJBC dalam sehari-hari, dimana salah satunya adalah inisiatif dan korektif. Sekali lagi kita melaksanakan ini bukan hanya formalitas, tapi benar-benar melaksanakannya” tambah Susila.

Pada sesi pertama, dilaksanakan penandatanganan Kontrak Kinerja Kemenkeu-Two oleh Kepala Kantor, selanjutnya dilakukan penandatanganan Kontrak Kinerja Kemenkeu Three oleh para Kepala Bidang yang disaksikan oleh seluruh pejabat eselon IV.

PT POS INDONESIA MENGUNDANG BEA CUKAI BATAM

PT POS INDONESIA MENGUNDANG BEA CUKAI BATAM

Batam (Minggu,26/01) – Mendekati tanggal pemberlakuan PMK 199 tahun 2019 yaitu tanggal 30 Januari 2020, Bea cukai Batam terus mensosialisasikan peraturan terbaru mengenai impor barang kiriman.

Kali ini Bea Cukai Batam memberikan sosialisasi tentang impor barang kiriman kepada agen-agen Pos Indonesia yang diselenggarakan oleh PT. Pos Indonesia.

Kepala Kantor Pos Cabang Batam, Masni Gardenia Agusta dalam sambutannya mengatakan bahwa agen pos cukup berkontribusi besar dalam pengiriman barang. “60% kiriman itu berasal dari agen pos dan dirasa sangat penting untuk mensosialisasikan PMK 199 tahun 2019 ini kepada seluruh pengelola agen pos batam” ujarnya.

Pemaparan materi tentang PMK 199 Tahun 2019 dan pengenalan aplikasi Mobile Bea Cukai disampaikan oleh Kepala Seksi Pabean dan Cukai I, Nanang Suko Sadono.

Materi yang disampaikan terkait perubahan atas batas pembebasan Bea Masuk dan PDRI untuk impor barang kiriman yang semula USD 75 menjadi USD 3 dengan tarif bea masuk 7,5% dan PPN 10%. Terdapat pengecualian terhadap barang khusus seperti sepatu, tas, dan produk tekstil dikenakan tarif normal seperti impor biasa.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan teman-teman agen dapat memberikan pemahaman yang sama kepada pengirim sehingga tidak ada pemahaman yang negatif tentang pemberlakuan peraturan ini.

WhatsApp chat