+62 778 - 458 818 kpubc.batam@kemenkeu.go.id
Mengenal AEO Lebih Dekat

Mengenal AEO Lebih Dekat

Batam (11/12) — Bea Cukai Batam bekerja sama dengan Direktorat Teknis Kepabeanan mengadakan Focus Group Discussion (FGD): Dampak dan Benefit Authorized Economic Operator (AEO) di Wilayah Free Trade Zone Batam Bintan Karimun (BBK) yang berlangsung tanggal 10 dan 11 Desember 2019 bertempat di  Aula lantai 3 KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam. Pada hari pertama FGD diikuti oleh perwakilan pejabat dan pegawai dari Kanwil DJBC Khusus Kepulauan Riau, KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam, KPPBC TMP B Tanjung Balai Karimun serta KPPBC TMP B Tanjung Pinang.

Acara dibuka oleh Setyadi Cahyadi, Kepala Bidang Kepatuhan Internal yang menyampaikan dengan adanya kegiatan FGD AEO ini dapat mengkalibrasi aturan yang ada di Kawasan Bebas dengan kemudahan yang didapat penerima fasilitas AEO agar tidak ada benturan antara keduanya. Dengan adanya diskusi ini diharapkan pada akhirnya fasilitas AEO tersebut dapat diterapkan oleh perusahaan yang berada di kawasan bebas ini.

Kemudian acara dilanjutkan dengan pemaparan materi yang disampaikan oleh Weko Loekitardjo, Kasubdit PP dan AEO; Asep Ajun Hudaya, Kasubdit Fasilitas Kawasan Khusus; dan Priyono Triatmojo, Kasubdit Peraturan. Materi yang disampaikan mengenai penerapan AEO di kawasan bebas Batam, prosedur mendapatkan fasilitas AEO, manfaat mendapatkan fasilitas AEO baik tangible maupun intangible benefit, serta testimoni dari perusahaan penerima fasilitas AEO di wilayah Batam.

Hari kedua FGD diikuti oleh perusahaan yang berada di wilayah Batam baik yang sudah mendapat fasilitas AEO maupun yang belum. Tujuannya diadakannya FGD bersama perusahaan adalah memberikan edukasi dan berdiskusi tentang fasilitas AEO. Dalam acara tersebut perusahaan yang telah mendapat fasilitas AEO juga memberikan testimoni terkait kemudahan proses bisnis yang didapat setelah mendapatkan fasilitas tersebut.

Authorized Economic Operator (AEO) atau Operator Ekonomi Bersertifikat adalah operator ekonomi yang mendapat pengakuan oleh DJBC sehingga mendapatkan perlakuan kepabeanan tertentu.

Bersama Kita Lawan Korupsi

Bersama Kita Lawan Korupsi

Batam (10/12/19) – Bea Cukai Batam mengadakan Sharing Session dalam rangka Hari Anti Korupsi 2019 yang tahun ini mengangkat tema “Bersama Melawan Korupsi Wujudkan Indonesia Maju”. Sharing Session ini diikuti oleh pejabat dan pegawai Bea Cukai Batam dan PSO BC Batam dengan menghadirkan narasumber Koordinator Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK, Handayani. Kegiatan dilakukan untuk memberikan edukasi terkait korupsi di Indonesia, bagaimana korupsi terjadi, kasus-kasus korupsi, dan langkah pemerintah dan KPK dalam memberantas korupsi.

Acara dibuka oleh Setyadi Cahyadi, Kepala Bidang Kepatuhan Internal yang mengingatkan kepada seluruh peserta untuk tidak melakukan tindakan korupsi sesuai dengan amanat Presiden saat pelantikan. “Jangan korupsi, ciptakan sistem yang menutup celah terjadinya korupsi” ujar Setyadi. Diharapkan juga kepada seluruh jajaran Bea Cukai Batam tetap menjaga integritas dan saling bahu membahu memberantas korupsi untuk mewujudkan Indonesia maju.

Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi yang disampaikan oleh Handayani. “Memberantas korupsi bukan hanya tugas KPK, tapi juga tugas semua elemen bangsa” ujarnya. Dengan memberikan teladan, minimal memberikan edukasi kepada keluarga, rekan kerja, tetangga juga merupakan langkah kecil membantu pemerintah dalam memberantas korupsi. Handayani juga menyampaikan pada tahun 2018 IPK (Indeks Persepsi Korupsi) Indonesia mendapat skor 38, mendapat peringkat 89 dari 180 negara, dan peringkat 4 se-ASEAN. Maka, diharapkan seluruh masyarakat khususnya pegawai Bea Cukai Batam dapat terlibat dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.

Diakhir acara diumumkan pemenang lomba yang diadakan dalam rangka memperingati Hakordia 2019, seperti: lomba fotografi, lomba essai, dan lomba desain pin integritas. Acara ditutup dengan penampilan dari Teh O Band.

Tanpa Korupsi Kemenkeu Kuat Indonesia Maju

Tanpa Korupsi Kemenkeu Kuat Indonesia Maju

Batam (10/12/19) – Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) Tahun 2019, Bea Cukai Batam dan PSO BC Batam melaksanakan Apel Khusus dengan tema “Bea Cukai Lestari Tanpa Korupsi” di Aula lantai 3 Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam. Setyadi Cahyadi, Kepala Bidang Kepatuhan Internal selaku Pembina Upacara menyampaikan amanat Menteri Keuangan, Sri Mulyani yang berharap agar kegiatan ini bukan hanya seremonial, tapi perwujudan kesadaran, tekad, dan keinginan yang kuat untuk menghilangkan praktek korupsi dan gratifikasi. Upaya pemberantasan korupsi dapat dimulai dari diri sendiri dan dimulai dari hal kecil serta saling mengingatkan di antara kita untuk tidak melakukan tindakan koruptif.

Selanjutnya, Sri Mulyani mengatakan bahwa sebagai ASN peluang korupsi sangat mungkin muncul.  Oleh karena itu, harus kita sadari bahwa kitalah yang bertanggung jawab memangkas ekosistem korupsi. Beliau juga memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran untuk prestasi yang telah berhasil dicapai.

Terakhir Sri Mulyani mengajak seluruh jajaran untuk lebih mencintai institusi ini dengan cara menjaga integritas, kinerja yang akuntabel, bersinergi dalam tugas, efisiensi dalam melayani, dan bersama melawan korupsi untuk mewujudkan Indonesia maju.

Pada kesempatan ini juga Pembina Upacara memberikan penghargaan kepada pegawai dengan kategori pegawai teladan dan pegawai berprestasi serta pemasangan pin integritas sebagai bentuk komitmen seluruh pegawai dalam menyukseskan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) di KPU Bea Cukai Tipe B Batam.

Clean Up Day Bea Cukai Batam

Clean Up Day Bea Cukai Batam

Batam (6/12)
Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) yang diperingati setiap tanggal 9 Desember kembali digelar. Berbagai kegiatan dilaksanakan untuk memperingati Hakordia. Kali ini KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam dan PSO Bea dan Cukai Tipe B Batam melaksanakan kegiatan senam bersama. Kegiatan senam merupakan bentuk sinergi antar kantor dan untuk menjaga kekompakan yang sesuai dengan tema Hakordia “Bersama Melawan Korupsi Mewujudkan Indonesia Maju”.

“Semoga Hari Anti Korupsi ini bukan hanya sekadar peringatan atau seremonial saja” ujar Handojo, Kepala PSO Bea Cukai Batam setelah kegiatan senam. “Ada istilah NKRI, Harga Mati! Maka sebagai pegawai kementerian Keuangan Integritas adalah harga mati” tambahnya. Menurutnya sikap anti korupsi harus jadi pribadi Kementerian Keuangan.

Sebagai bentuk komitmen memberantas korupsi KPU Bea Cukai Tipe B Batam telah mendapatkan predikat Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK) pada tahun 2019 ini. “Saya berharap predikat ini bukan hanya sekadar label, tapi seluruh jajaran kantor dapat melaksanakan dengan sungguh-sungguh”. Ujar Susila Brata, Kepala KPU Bea Cukai Tipe B Batam.

Kegiatan dilanjutkan dengan Customs Clean Up Day yang merupakan kegiatan peduli lingkungan dengan membersihkan lingkungan dan memungut sampah yang ada di sekitaran dermaga sampai dengan Taman Kolam Sekupang Batam. Kemudian dilanjutkan dengan penebaran bibit ikan nila di Taman Kolam Sekupang Batam dan pemberian tong sampah sebagai bentuk peduli kepada Kelurahan Tanjung Pinggir.

Beberapa agenda lain seperti talkshow, upacara, beberapa perlombaan terkait dengan tema anti korupsi masih akan dilaksanakan sebagai bentuk rangkaian kegiatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2019.

 

Pengangkatan PNS Bea Cukai Batam

Pengangkatan PNS Bea Cukai Batam

 

Batam, (04/12/2019) Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Kerja KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam dan PSO Bea dan Cukai Tipe B Batam diadakan di Aula Lantai III KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam.

Pengambilan sumpah dipimpin langsung oleh Susila Brata, Kepala KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam dan dilaksanakan berdasarkan agama dan kepercayaan masing-masing pegawai dihadapan para rohaniawan. “Saya harap kalian selalu menjaga integritas dan meningkatkan kompetensi karena kalianlah calon pimpinan yang akan menggantikan kami di masa depan nanti” ujar Susila Brata dalam amanatnya, beliau juga sangat menekankan bahwa nilai-nilai Kementerian Keuangan dan Sikap Dasar DJBC harus menjadi pedoman pegawai dalam melaksanakan tugasnya.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Kepala Pangkalan Sarana Operasi Tipe B Batam beserta pejabat eselon 3 dan eselon 4 di Lingkungan KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam dan PSO Bea dan Cukai Tipe B Batam.

 

WhatsApp chat