+62 778 - 458 818 kpubc.batam@kemenkeu.go.id

Batam (29/10/2019) – APBN? Apa yang terlintas dipikiranmu ketika mendengar APBN? Terus UIB? Apa itu UIB? Lalu apa hubungannya UIB dengan APBN? Bingung ya?? Eitsss…. Gausah bingung, simak bacaan dibawah ini.

Senin, 28 Oktober 2019 cerita dimulai. Malam itu Kampus Universitas Internasional Batam (UIB) mengajak para mahasiswa/i untuk ikut diskusi dalam acara Seminar “Kebijakan APBN 2020 dan Kinerja Fiskal Regional 2019 Menuju SDM Unggul Provinsi Kepulauan Riau yang Sejahtera”. Dengan antusias, Seminar tersebut dihadiri oleh ratusan mahasiswa/i di kampus UIB dan Unit vertikal di wilayah Kepulauan Riau, Kanwil DJBC Khusus Kepulauan Riau, Kanwil DJP Kepulauan Riau, KPPN Batam, dan KPKNL Batam. Seminar ini dilatarbelakangi dalam memperingati Hari Oeang Republik Indonesia yang ke-73.

Seminar ini sangat membantu para mahasiswa untuk menjawab semua pertanyaan yang tersimpan sejak lama. Millennials, tau kan zaman sekarang udah mengenal namanya start-up, ya kebanyakan dari mahasiswa UIB sudah memulai mendirikan perusahaan yang berbau teknologi. Tentunya bisnis ini mendorong perekonomian di Indonesia yang tak terpisahkan juga dari kebijakan APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) Tahun 2020. APBN yang terdiri dari penerimaan, belanja dan pembiayaan negara.

Disinilah kesempatan mereka mendalami kebijakan APBN bersama para ahli-ahli dari perwakilan Kementerian Keuangan. “APBN ini bertujuan untuk mempersiapkan generasi muda untuk peningkatan kualitas SDM yang diarahkan untuk peningkatan kualitas SDM sebagai bagian mewujudkan kesejahteraan dan keadilan rakyat” ucap Kepala Pusat Kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Ubaidi Socheh Hamidi selaku Narasumber utama dalam seminar ini.

“Penerimaan Negara dari sektor pajak dibantu oleh Bea Cukai. Peran itu sendiri dapat dilihat pada tugas dan fungsi DJBC, yaitu revenue collector yang membantu mengumpulkan penerimaan negara melalui bea masuk dan cukai yang dikumpulkan, tak hanya itu ada juga Trade Facilitator yang senantiasa memberikan fasilitas terhadap perindustrian dan Community Protector yang menjaga dan melindungi masuknya barang-barang yang illegal” jawab Kepala Kanwil DJBC Khusus Kepulauan Riau, Agus Yulianto untuk menambahkan penjelasan mengenai peran DJBC dalam APBN.

WhatsApp chat